Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami hujan dengan intensitas beragam pada Minggu, 27 Oktober 2024. Hujan ringan hingga sedang, disertai kilat atau petir, berpotensi terjadi di beberapa daerah sebagai dampak dari kondisi atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
“Seiring dengan terjadinya siklon tropis Trami di Laut Cina Selatan dan Kongre di perairan Timur Filipina, potensi peningkatan kecepatan angin atau low-level jet juga terjadi di beberapa wilayah perairan, yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan,” jelas Prakirawan BMKG Syndhy Indah Pratiwi.
Kedua sistem siklon tropis tersebut diperkirakan bergerak ke arah barat, memicu sirkulasi siklonik dan daerah konvergensi yang memanjang dari Sumatera Selatan hingga Sulawesi Tengah, serta Papua dan Papua Barat.
BMKG memperingatkan potensi hujan disertai kilat atau petir di beberapa kota, antara lain Kota Bengkulu di Sumatera, Tanjung Selor di Kalimantan, serta Merauke di Papua. Hujan ringan juga diperkirakan terjadi di Medan, Jambi, Bandung, Manado, Palu, serta kota-kota lain di wilayah timur Indonesia seperti Ternate dan Sorong.
“Waspadai potensi hujan lebat dan banjir rob, khususnya di pesisir utara Jawa Tengah, dan tinggi gelombang laut yang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter,” tambah Indah. Prakiraan angin permukaan di wilayah Indonesia didominasi dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 18-48 km/jam.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah-wilayah yang diprediksi mengalami hujan disertai petir dan angin kencang. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG yang diperbarui setiap 3 jam. (Z-9)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 12 Februari 2026.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
BERDASARKAN analisis dinamika atmosfer terbaru, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026, diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
DINAMIKA atmosfer saat ini menunjukkan Siklon Tropis Mitchell yang berada di perairan barat Australia semakin bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampaknya tidak lagi signifikan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Meski secara umum cuaca terpantau stabil, BMKG menyebut potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved