Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kota Padang, Sumatera Barat bersama masyarakat dan instansi terkait lainnya melanjutkan pencarian dua orang penambang emas yang masih tertimbun longsor di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
"Evakuasi masih kita lakukan terhadap dua orang korban di lokasi kejadian,"kata Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik di Padang, Sabtu (28/9).
Baca juga : 15 Orang Meninggal Akibat Longsor Tambang Emas di Solok
Secara keseluruhan Basarnas Padang mencatat korban tanah longsor di lokasi tambang emas ilegal sebanyak 25 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 12 penambang dinyatakan meninggal dunia, 11 orang selamat dan telah mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Talang serta dua lainnya dalam proses evakuasi.
Sementara itu, Hasan Basrial, 52, kerabat Herma Doni, korban meninggal dunia asal Kabupaten Solok Selatan mengaku baru mendapatkan kabar duka tersebut pada Jumat siang sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara, kejadian nahas itu terjadi pada Kamis (26/9) sore.
Berdasarkan pengakuan Hasan, Doni sudah bekerja sekitar 10 hari di lokasi tambang emas Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok. Sebelumnya, Doni juga bekerja sebagai penambang emas di sejumlah lokasi lain. Hasan mengaku juga tidak mengetahui pasti tempat Doni bekerja merupakan tambang emas ilegal atau bukan. Doni hanya berpesan kepada orang tuanya bekerja sebagai penambang emas di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok.
Ia berharap pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait agar menertibkan lokasi longsor tersebut apabila memang terbukti sebagai tambang emas ilegal. Sebab, selain tidak berizin, pekerjaan itu juga sangat berisiko terhadap keselamatan pekerja. (Ant/H-3)
Putusnya jalur penghubung antarkabupaten terjadi sejak Februari 2022 hingga Februari 2026 akibat hujan tinggi yang memicu longsor sepanjang 250 meter dan mengancam permukiman warga.
Tidak hanya menutupi badan jalan, material longsor tersebut juga menimpa Jembatan Gantung Tonjong, sehingga akses bagi pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki lumpuh total.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
BRIN menjelaskan lubang besar di Aceh Tengah bukan fenomena sinkhole, melainkan longsoran geologi akibat batuan tufa rapuh, hujan lebat, dan faktor gempa bumi.
Pemerintah tambah TKD Rp10,6 triliun untuk pemulihan banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dana cair bertahap mulai Februari hingga April 2026.
BRIN mengungkapkan bahwa penambangan emas skala kecil (PESK) dan tradisional menjadi sumber antropogenik terbesar emisi merkuri di Indonesia.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memastikan akan menindaklanjuti data Laporan Hasil Analisis (LHA) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
Penutupan aktivitas tambang emas rakyat dilakukan dengan melibatkan banyak pihak.
Pencabutan izin usaha pertambangan (IUP) PT Agincourt Resources menjadi perhatian publik karena dampaknya yang luas, terutama terhadap ribuan tenaga kerja
PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menyatakan masih menunggu surat resmi pemerintah terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved