Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIKI anggota keluarga yang menderita Alzheimer bukanlah hal yang mudah. Berbagai perubahan, usaha, dan perhatian harus disiapkan untuk menghadapi kondisi ini. Lantas, apa yang perlu dipersiapkan oleh keluarga jika salah satu anggota mereka didiagnosis Alzheimer?
Penyakit Alzheimer adalah salah satu jenis penyakit degeneratif otak yang dapat menyebabkan kelumpuhan fungsi otak secara bertahap. Biasanya, Alzheimer dimulai dengan penurunan daya ingat yang ringan, seperti kesulitan mengingat peristiwa baru saja terjadi.
Selain itu, Alzheimer juga dapat menyebabkan kecemasan, kebingungan, dan kecurigaan terhadap orang lain. Pada akhirnya, penderita akan menghadapi kesulitan, bahkan ketidakmampuan, untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Baca juga : Alzheimer dan Demensia: Satu Kesatuan atau Terpisah? Ini Perbedaannya
Ketika seorang anggota keluarga didiagnosis mengidap penyakit Alzheimer, penting untuk mempersiapkan diri baik secara praktis maupun emosional. Berikut beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan:
1. Didik diri sendiri
Didik diri sendiri dengan mempelajari tentang Alzheimer. Memahami penyakit ini, perkembangannya, dan apa yang diharapkan dapat membantu Anda mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Baca juga : Deretan Artis dan Selebritas yang Terkena Penyakut Alzheimer
Selain itu, manfaatkan sumber daya dari organisasi terkemuka seperti Asosiasi Alzheimer atau situs kesehatan pemerintah.
2. Perencanaan hukum dan keuangan
Pastikan dokumen penting seperti surat wasiat, surat kuasa, dan petunjuk perawatan kesehatan ada dan terkini. Diskusikan dan rencanakan aspek keuangan perawatan jangka panjang, termasuk potensi biaya dan opsi asuransi.
Baca juga : Bisakah Penyakit Alzheimer Dicegah?
3. Buat sistem pendukung
Libatkan anggota keluarga dan teman dekat dalam tugas pengasuhan untuk berbagi tanggung jawab. Bergabunglah dengan kelompok dukungan bagi pengasuh untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan emosional.
4. Keamanan rumah
Baca juga : Membangun Kesadaran di Hari Alzheimer Sedunia: Memahami Penyakit dan Dampaknya
Lakukan penyesuaian yang diperlukan pada rumah untuk memastikan keselamatan, seperti menghilangkan bahaya tersandung dan memasang kunci pada lemari.
Tetapkan rutinitas harian untuk memberikan struktur dan mengurangi kebingungan bagi penderita Alzheimer.
5. Kesehatan dan kesejahteraan
Jaga kesehatan fisik dan mental Anda sendiri. Mengasuh orang penderita alzheimer bisa menjadi hal yang menuntut, jadi penting untuk menyediakan waktu untuk perawatan diri.
Pertimbangkan untuk mempekerjakan pengasuh profesional atau memanfaatkan layanan perawatan istirahat untuk memberikan istirahat kepada anggota keluarga.
6. Komunikasi
Pertahankan komunikasi yang terbuka dan jujur dengan orang yang didiagnosis dan anggota keluarga lainnya. Seiring perkembangan penyakit, sesuaikan gaya komunikasi Anda agar lebih sabar dan pengertian.
7. Aktivitas dan keterlibatan
Dorong aktivitas yang disukai dan masih dapat dilakukan oleh penderita Alzheimer, seperti berjalan kaki atau membuat kerajinan sederhana. Pertahankan hubungan sosial untuk mencegah isolasi dan meningkatkan kesejahteraan emosional.
Orang yang hidup dengan Alzheimer tahap awal ingin Anda tahu:
Anggota keluarga ingin Anda tahu:
Mempersiapkan diri menghadapi Alzheimer melibatkan perjalanan yang membutuhkan kesabaran, pengertian, dan dukungan dari semua orang yang terlibat. (berbagai sumber/Z-1)
Berbeda dengan sekadar tren kesehatan umum, lifestyle medicine merupakan pendekatan medis formal yang menggunakan intervensi gaya hidup berbasis bukti.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Penularan utama leptospirosis terjadi melalui kontak kulit dengan air atau tanah yang telah tercemar urine hewan pembawa bakteri, dengan tikus menjadi perantara yang paling sering ditemukan.
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Namun demikian, lansia dengan penyakit kronis tetap dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa untuk penyesuaian obat dan pola makan.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Lingkungan harus memiliki kepekaan untuk membedakan kapan waktu untuk mendekat dan kapan harus memberi ruang bagi orang yang berduka.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Keseimbangan antara karier ibu bekerja dan pengasuhan sangat ditentukan oleh seberapa kuat dukungan keluarga.
Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan bahwa pemulihan pascabencana harus lebih dari sekadar penyediaan kebutuhan material, tetapi juga trauma healing
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved