Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LOMBA foto bertajuk Pesta Rakyat yang diselenggarakan Komunitas Fotografi Media Indonesia, Dari Balik Lensa (DBL), sudah memasuki tahap penjurian. Proses penjurian dilakukan di Kantor Media Indonesia pada Selasa (17/9).
Baca juga : Prestasi Gemilang Jurnalis Media Group Menang Lomba Jurnalistik Warga NTT Award 2023
Setidaknya ada 1.061 karya foto yang terkumpul pada kegiatan itu, dari total tersebut dikerucutkan menjadi 106 foto terpilih untuk kemudian diseleksi dan dipilih 6 karya foto terbaik (Juara 1, 2 dan 3, serta 3 juara harapan) oleh dewan juri.
Ditemui usai penjurian, Fotografer Senior Media Indonesia yang juga bertugas sebagai dewan juri, Ramdani, mengungkap bagaimana proses penjurian berlangsung. Dia mengatakan, dewan juri tidak sekadar memilih foto dengan kualitas yang bagus, melainkan ada sejumlah aspek lain yang harus dipenuhi.
"Kami bukan sekedar mencari foto yang bagus, habis itu dia juara dapat hadiah. Enggak. Tapi bagimana foto itu punya nilai edukasi, foto itu bisa menjadi referensi enggak sih buat orang lain, terutama buat komunitas Dari Balik Lensa," kata Ramdani, Selasa (17/9).
Baca juga : Kemenangan Dua Kali Beruntun Media Indonesia di WAN-IFRA Asian Media Awards
Mengusung tema Pesta Rakyat, dengan benang merah Merayakan HUT RI ke-79. Karya foto yang terkumpul sebagian besar menampilkan aktivitas masyarakat dalam merayakan HUT RI ke-79, seperti perlombaan panjat pinang, perlombaan makan kerupuk hingga pelaksanaan upacara bendera.
Dari 106 foto yang diterima, tentu tidak sedikit foto-foto yang memiliki tema serupa dan ini menjadi tantangan sendiri bagi dewan juri. Karenanya, Ramdani menilai penting untuk tidak melihat foto hanya berdasarkan hal-hal teknis dalam menentukan yang terbaik dari yang terbaik.
"Contohnya lomba makan kerupuk sama lomba mengambil koin itu kan sebenarnya setipe menggunakan mulut, nah dari dua itu kami harus cari mana yang terbaik, dengan melihat mana yang paling ekspresif, yang paling menarik secara komposisi, secara pencahayaan, sampai yang terlihat paling riil yang mana," jelasnya.
Adapun dewan juri sudah memilih 6 foto terbaik, pengumuman pemenang pun bakal segera dilakukan. DBL nantinya akan mengumumkan 6 foto terbaik melalui akun sosial media Instagram mereka.
Beragam hadiah menarik bakal diterima keenam pemenang, Juara 1, 2 dan 3 akan meraih jam tangan mewah. Sedangkan untuk 3 juara harapan akan mendapat uang tunai sebesar Rp500 ribu. (Rif/M-4)
Program Studi Ilmu Komunikasi UniversitasDian Nusantara (Undira) menggelar pameran fotografi bertajuk Kreativitas Tanpa Batas dalam Lensa .
Kekayaan budaya Indonesia kembali diperkenalkan ke publik melalui medium fotografi dalam ajang vivo Imagine Awards 2025.
VIVO resmi merilis ponsel flagship teranyar mereka di tanah Air, adalah Vivo X300 dan X300 Pro. Lewat ponsel itu, vivo menghadirkan loncatan besar dalam inovasi teknologi kamera,
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aktivitas fotografi di ruang publik, tidak dikenai biaya.
Pameran Fotografi Indonesia 80 Tahun Keberagaman, Potret Bangsa dalam Lensa
DALAM rangka memperingati 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Komunitas Negeri Elok menghadirkan pameran fotografi “80 Tahun Keberagaman”.
Jawa Timur meraih juara pertama Lomba Qasidah Kolaborasi pada ajang Festival Seni Budaya Islam yang digelar di sela-sela pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII
TIM tim e@Robotclub Sumatera berhasil menorehkan prestasi di ajang International Robotic Competition 15th STEAM CUP Malaysia 2025
Dalam rangka memperingati satu tahun perjalanan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Reportica Media Grup resmi menggelar serangkaian lomba nasional
Pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) atau menghasilkan riset. Tapi juga membentuk manusia yang berintegritas dan berkarakter tinggi.
TAHUN ini, BPK Penabur mengadakan Penabur Kids Festival dengan 17 macam lomba yang bisa diikuti oleh siswa jenjang TK hingga SLTA di seluruh Indonesia.
Banyak peserta balita yang didampingi orang tuanya, dan sebagian berusia di bawah tiga tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved