Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Kebijakan Publik dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyu Askar mengatakan bahwa secara administrasi, pelantikan Menteri Sosial yang baru yaitu Saifullah Yusuf (Gus Ipul) lebih bertujuan untuk memastikan transisi pemerintahan berjalan lancar tanpa adanya kekosongan kepemimpinan. Khususnya terkait dengan program bantuan sosial (bansos).
“Saifullah Yusuf sebagai Menteri Sosial dengan sisa waktu yang singkat, tidak akan ada reformasi besar dalam sistem penyaluran bantuan sosial. Fokus utamanya mungkin hanya menuntaskan program-program bantuan sosial yang sudah direncanakan sebelumnya, seperti distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak bencana atau kelompok rentan. Penggantian ini lebih berfungsi sebagai upaya memastikan program sosial tetap berjalan dengan baik hingga akhir periode pemerintahan,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Rabu (11/9).
Namun jika dilihat secara politik, menurut Wahyu pelantikan ini menunjukkan upaya Jokowi mempengaruhi susunan kabinet mendatang dan memastikan pengaruhnya tetap ada.
Baca juga : Gus Ipul Siap Kerja Bersama Menteri dari PKB
“Jokowi juga khawatir terhadap potensi perubahan kekuasaan yang bisa merugikan posisinya, baik secara politis maupun pribadi, jika individu yang menjabat tidak lagi tunduk pada pengaruhnya. Publik juga bisa merasakan bahwa saat ini trah Jokowi mulai diusik oleh kekuatan tertentu, baik terkait isu gratifikasi maupun dugaan korupsi pertambangan,” kata Wahyu.
Dia juga merasa pemilihan sosok Saifullah Yusuf atau Gus Ipul merupakan hal yang sudah dipikirkan secara matang oleh Jokowi.
“Gus Ipul relatif bisa dikendalikan oleh Jokowi, dibandingkan mengganti posisi menteri dengan kader PDIP,” pungkasnya. (Z-9)
KEMENTERIAN Sosial menyatakan akan membuka opsi pengaktifan kembali atau reaktivasi otomatis peserta PBI JKN yang menderita penyakit kronis dan katastropik.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Kemensos menyiapkan program rekonstruksi dan pemulihan masyarakat terdampak pascabencana di Sumatra seperti jaminan hidup (jadup) sebesar Rp3 juta
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa perizinan donasi bagi lembaga dan gerakan-gerakan sosial yang ada di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas.
MENTERI Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan fakta mengejutkan terkait carut-marut data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Gus Ipul menekankan bahwa akurasi data adalah fondasi utama agar program bantuan sosial (bansos) tidak lagi salah sasaran.
Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, membeberkan alasan fundamental di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto melibatkan Indonesia dalam Board of Peace.
Ketidakhadiran sejumlah tokoh penting dalam puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istora Senayan.
MENTERI Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyebut Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) bencana mencapai rata-rata lebih dari 85 persen hingga akhir 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved