Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak konsultan gizi dan metabolik, dr.Yoga Devarea mengatakan pangan olahan untuk keperluan medis khusus (PKMK) berperan penting dalam mengejar pertumbuhan anak hingga mengatasi stunting. Namun, pemberian PKMK ini harus diberikan sesuai rekomendasi dokter.
“Pangan olahan untuk keperluan medis khusus (PKMK) adalah makanan yang diformulasikan secara khusus untuk mengurangi kegagalan pertumbuhan atau anak pesakit. Jadi PKMK ini memang jenis pangan tidak natural yang hanya bisa dikonsumsi dengan pengawasan dokter,” jelasnya kepada Media Indonesia di Jakarta pada Selasa (3/9).
Yoga menjelaskan salah satu jenis PKMK adalah susu formula baik dalam bentuk bubuk dan cair namun secara komposisi dan kandungan berbeda dengan susu formula biasa. Untuk pemberian PMKM lanjut Yoga, harus diberikan sesuai kebutuhan anak untuk kejar tumbuh kembang, pemberian pangan khusus tersebut juga tidak dianjurkan berlebihan.
Baca juga : Anak Penderita Stunting di Jakarta Selatan Dapat Makanan Tambahan
“Untuk jenisnya ada yang memang lengkap artinya untuk anak-anak yang kurang beruntung karena tidak bisa makan sama sekali krema ada pertumbuhan khusus, sehingga bisa diberikan dalam bentuk cair. PKMK ini didesain secara nutrisi untuk bisa memenuhi seluruhnya. Tapi ada PKMP yang lain dengan diberikan secara tidak lengkap yang harus diberikan bersama dengan jenis tambahan lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yoga mengungkapkan pemberian PKMK harus diresepkan melalui anjuran dokter sebab secara media, PKMK merupakan bagian dari obat yang harus diberikan sesuai takaran yang dibutuhkan perkembangan anak dan tidak bisa diakses secara umum oleh masyarakat.
“PKMK ini rangenya besar sekali, untuk anak-anak yang punya penyakit tertentu dan punya kebutuhan khusus akan bisa menjalankan akses pangan yang lebih baik. Tapi PKMK ini harus diresepkan oleh dokter untuk akan mengetahui apakah anak ini butuh atau tidak, sampai berapa lama, seberapa banyak, karena PKMK ini seperti obat harus diberikan sesuai aturan,” katanya.
Baca juga : Susu Bantu Serap Gizi Secara Maksimal untuk Bantu Pertumbuhan Anak
Yoga menjelaskan PKMK memiliki berbagai macam bahan dasar mulai dari susu hewani dari sapi dan amalia lainnya namun juga sebagian besar ada yang berasal dari susu nabati.
“Bisa dari susu sapi tapi biasanya belum tentu rasanya seperti susu sapi. Jadi dia sangat bervariasi, umumnya memang berasal dari susu sapi, tapi bisa juga berasal dari susu mamalia lain. Juga bisa berasal dari susu bukan hewani, yaitu dari nabati seperti susu kedelai,” ujarnya.
Tapi susu kedelai untuk bayi lanjut Yoga, tidak mirip seperti susu kedelai di pinggir jaln dan supermarket untuk orang dewasa, khusus untuk bayi harus punya persyaratan khusus dan ada aturan yang lebih ketat untuk layak diminum agar pertumbuhan anak lewat konsumsi PKMK ini bisa sama dengan anak yang non-PKMK (H-2)
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Akan lebih baik jika MPASI yang diberikan pada anak dibuat langsung di rumah. Ibu dapat memastikan proses pembuatan terhindar dari berbagai kontaminasi bakteri.
Sebanyak 35 anak penderita stunting di Kecamatan Setiabudi dan 60 anak di Kecamatan Mampang mendpatkan tambahan makanan protein berupa daging, telur, dan ikan selama 3 bulan.
Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan menyebut polemik tersebut dikarenakan kurangnya pengawasan.
Makanan tambahan harus memenuhi syarat karbohidrat, protein hewani, vitamin, mineral, harus betul-betul syarat cukup terutama dari sisi penyediaan protein hewani.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved