Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi pada periode 1 sampai 10 September 2024.
Menurut BMKG, fenomena cuaca skala regional meningkatkan potensi hujan di beberapa wilayah Indonesia, khususnya Indonesia bagian timur.
Baca juga : BMKG Keluarkan Peringatan Dini Potensi Kekeringan
Secara rinci, wilayah yang masuk dalam kategori waspada ialah beberapa kabupaten/kota di provinsi Kalimantan Tengah, Papua Barat, Papua, Papua Tengah dan Papua Selatan.
"Sementara itu, untuk kategori siaga ialah beberapa kabupaten/kota di provinsi Maluku, Papua Barat, dan Papua Tengah," kata BMKG dalam keterangan resmi, Selasa (3/9).
Potensi hujan dipengaruhi oleh aktivitas fenomena cuaca global, berupa aktifnya gelombang kelvin, rossby ekuatorial dan MJO.
Baca juga : BMKG Prakirakan Cuaca di Sejumlah Kota Berawan
Di sisi lain, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait dengan potensi kekeringan pada periode 1-10 September 2024.
Adapun, wilayah yang masuk dalam kategori waspada kekeringan ialah beberapa kabupaten Sumatra Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Maluku.
Sementara itu, untuk kategori siaga ialah beberapa kabupaten Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Selanjutnya, beberapa kabupaten di provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. (H-3)
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved