Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2024, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya memimpin pelepasliaran 79 ekor burung di Kebun Raya Indrokilo, Kabupaten Boyolali. Pelepasliaran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam melestarikan keanekaragaman hayati, khususnya di wilayah perkotaan, sesuai dengan semangat pengelolaan urban biodiversity.
Siti menekankan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, terutama di wilayah perkotaan. "Dengan mengelola keanekaragaman hayati perkotaan, kita tidak hanya melestarikan satwa dan tumbuhan, tetapi juga menciptakan lingkungan kota yang lebih berkelanjutan, sehat, dan menyenangkan untuk dihuni," ujar Siti, Jumat (30/8).
Jenis-jenis burung yang dilepasliarkan dalam acara ini terdiri dari 30 burung perkutut jawa (Geopelia striata), 10 burung kepudang kuduk hitam (Oriolus chinensis), 15 burung kerak kerbau (Acridotheres javanicus), 14 burung merbah cerukcuk (Pycnonotus goiavier), dan (5) 10 burung cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster).
Baca juga : Ratusan Burung Madu Pengantin Dilepasliarkan di Gunung Baung
Kelima jenis burung tersebut telah melalui proses kajian kesesuaian habitat, dan Kebun Raya Indrokilo, yang terletak di Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, dipilih sebagai lokasi pelepasliaran. Dengan luas yang memadai dan berada pada ketinggian antara 275 hingga 300 meter di atas permukaan laut, kawasan ini dinilai ideal untuk mendukung keberlangsungan hidup satwa-satwa tersebut.
Siti juga menekankan bahwa semua burung yang dilepasliarkan telah melalui pemeriksaan kesehatan yang ketat dan menjalani proses habituasi di kawasan Kebun Raya Indrokilo. "Ini untuk memastikan bahwa satwa yang dilepasliarkan mampu beradaptasi dengan baik di habitat barunya, sehingga mereka bisa memperkuat populasi di alam liar," jelasnya.
Pasca pelepasliaran, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah bersama mitra akan melakukan monitoring selama beberapa bulan ke depan untuk mengamati perkembangan burung-burung yang telah dilepasliarkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keberhasilan pelepasliaran dan mendapatkan data mengenai adaptasi satwa di lingkungan barunya.
Pelepasliaran satwa ini diharapkan dapat meningkatkan populasi burung di Kebun Raya Indrokilo dan menjadi langkah nyata dalam upaya konservasi di tingkat lokal, serta memperkuat komitmen Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati secara berkelanjutan. (S-1)
Penyelenggaraan trail run memberi multiplier effect bagi sektor perekonomian daerah.
Menteri LHK Siti Nurbaya menilai generasi milenial, generasi Z dan generasi alpha memiliki karakter kreatif, akses yang luas dan mudah beradaptasi dengan teknologi dan informasi.
Menteri LHK Siti Nurbaya menyatakan bahwa HKAN merupakan momentum selebrasi sekaligus kontemplasi terhadap kerja dalam konservasi, sumber daya alam, hayati dan ekosistemnya.
DALAM menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks, peran generasi muda dalam upaya konservasi menjadi sangat krusial. Generasi muda tidak hanya sebagai pewaris bumi
Menurut Simply Birding, habitat utama Nyctyornis amictus meliputi hutan tropis primer dan sekunder di Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatra, dan Kalimantan.
Burung beo malam (night parrot), salah satu burung paling misterius di dunia, kembali mengejutkan para ilmuwan.
Burung yang paling sering terlihat di punggung badak Afrika adalah oxpecker. Burung ini menghabiskan sebagian besar waktunya di tubuh hewan besar untuk mencari makan.
Burung purba memiliki keunggulan dalam pola makan. Paruh tanpa gigi memungkinkan mereka memakan biji-bijian dan sumber makanan sederhana yang masih tersedia.
Hasil penelitian ini tampaknya mendukung teori yang diajukan pada tahun 1970-an, yaitu bahwa burung liar mungkin mengalami kesalahan navigasi sederhana.
Salah satu hal yang menarik adalah burung wiwik kelabu jarang terlihat, tetapi suaranya sering terdengar. Akibatnya, suaranya kerap dianggap tanda kematian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved