Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengungkapkan bahwa ada sejumlah daerah yang perlu mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.
"Berdasarkan pantauan hostpost dari satelit Terra Aqua Nasa, pada bulan ini ada sejumlah provinsi yang perlu waspada akan karhutla," kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK Thomas Nifinluri saat dihubungi, Selasa (27/8).
Menurut dia, sejumlah wilayah itu ialah Kalimantan Barat, Riau, Sumatera Selatan, Jambi dan wilayah yang di dominasi lahan mineral seperti Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Lampung, Sulawesi Selatan.
Baca juga : Luas Karhutla di Indonesia Turun 7,2 Persen di Semester I 2024
Adapun, KLHK telah melakukan berbagai langkah pencegahan, salah satunya ialah pemadaman. Saat ini, Manggala Agni sudah melakukan pemadaman pada wilayah Sumatra Selatan, Jambi dan Riau.
"Sedangkan di wilayah Kalimantan, Manggala Agni sudah melakukan pemadaman di Kalimantan Tengah," imbuh Thomas.
Selain itu, pihaknya pun telah mempersiapkan langkah pencegahan operasi modifikasi cuaca (OMC). Saat ini OMC sudah dilaksanakan di Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sumatra Selatan dan Kalimantan Selatan dengan total operasi sebanyak 114 sortie dan bahan yang digunakan ialah 94 ton NaCl. Rencananya OMC akan dilaksanakan kembali di Riau, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat dalam waktu dekat.
Untuk operasi pengendalian udara karhutla tahun 2024, Thomas juga mengutarakan kesiagaan satgas udara. Pesawat disiapkan selain untuk OMC juga untuk keperluan patroli udara dan waterbombing.
“Sampai saat ini sejumlah pesawat disiapkan di Riau 11 unit, Sumatra Selatan 9 unit, Jambi 1 unit, dan Sumatera Utara 1 unit,” pungkas Thomas. (H-2)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Wahyu menyebut luas area terbakar pada Juli 2025 mencapai 99.099 hektare, hampir dua kali lipat dibanding 53.973 hektare pada Juli 2023
Plt Kepala BPBD Provinsi Babel. Ari Primajaya mengatakan berdasarkan pantauan satelit terdeteksi ada 135 titik.
RATUSAN titik panas atau hotspot terpantau satelit bertebaran di sejumlah Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
TITIK panas atau hotspot sebagai indikator kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra masih terus meningkat. Dari pantauan terakhir satelit terdeteksi sebanyak 230 titik panas.
Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Memasuki musim kemarau, Kabupaten Kotawaringin Timur kini berada dalam status waspada tinggi terhadap potensi Karhutla
Karhutla kembali melanda kawasan hutan lindung Bukit Suligi di Desa Pendalian, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved