Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat mewaspadai bencana hidrometeorologi basah yang terjadi di bagian Indonesia Timur dan Tengah. Hal itu disampaikan merespons bencana banjir bandang yang melanda kelurahan Rua di Kota Ternate sejak Minggu (25/8).
"Dalam dua bulan terakhir BNPB selalu menerima laporan kejadian bencana hidrometeorologi basah di provinsi Maluku Utara, khususnya di beberapa tempat tadi," ucap Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers Bencana Banjir Bandang Rua di Kota Ternate - Maluku Utara, Senin (26/8).
Baca juga : Banjir Bandang Akibatkan Jalan Lintas Keliling Kota Ternate Tertutup
Banjir bandang terjadi pada sisi barat selatan di Kelurahan Rua, diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup panjang selama dua hari berturut-turut. Dalam dua bulan terakhir, kawasan Halmahera, yakni Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Timur dan Pulau Ternate, merupakan kawasan yang hampir setiap minggu terdampak bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir dan banjir bandang.
Abdul menjelaskan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan masih ada potensi hujan dengan intensitas tinggi sampai beberapa waktu ke depan.
Tentu tidak hanya di Maluku Utara, BNPB juga mencatat bahwa laporan kejadian bencana hidrometeorologi basah masih rutin diterima dari provinsi-provinsi yang terletak di Indonesia bagian tengah dan timur. Mulai dari Sulawesi Selatan bagian utara, Sulawesi Tengah Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Pegunungan.
"Ini menjadi kewaspadaan kita semua untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan. Karena potensi hidrometeorologi basah di kawasan ini cukup tinggi," ucap dia. (H-3)
BELUM hilang dalam ingatan kita semua, sejumlah wilayah di Sumatra mengalami bencana hidrometeorologi yang sangat parah
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Hngga kini, banjirasih mengenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan. Antara loan, Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved