Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Citra Van Titipan Kilat (Tiki) mendukung program Fakultas Ekonomi Mengabdi 2024: ‘Gerakan Edukasi Masyarakat, Peduli Lingkungan dan Kehidupan dengan Tingkatkan Inovasi dalam Upaya Negeri Gemilang’ (disingkat ‘Gema Pulau Tidung’) yang diinisiasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 2-3 Agustus 2024 yang difokuskan pada tiga area, yaitu Pendidikan, Pengembangan dan Pengabdian. Dukungan Tiki ini merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi.
Yulina Hastuti, Direktur Utama Tiki menyampaikan, “Tiki sangat senang dapat turut berpartisipasi dalam program sosial yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi UNJ. Pulau Tidung, sebagai salah satu pusat destinasi wisata di Jakarta, memiliki potensi yang sangat besar untuk dikelola dan menumbuhkan ekonomi masyarakat. Kami sangat mendukung kegiatan yang dapat mengembangkan kompetensi masyarakat untuk dapat memberdayakan diri mereka dan meraih kesejahteraan yang lebih baik, tentunya sangat kami dukung. Hal ini sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan pendiri Tiki, yaitu untuk selalu berbagi dan berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.”
Baca juga : Kowarteg Adakan Pelatihan Kreasi Buket Snack Bersama Warga di Jakbar
Sekitar 100 orang, mulai dari anak-anak hingga usia dewasa, mengikuti rangkaian kegiatan Gema Pulau Tidung, yang dibagi dalam tiga agenda acara yaitu pelajaran Bahasa Inggris untuk anak pra-SD, SD dan SMP-SMA; kelas edukasi untuk UMKM, dan ditutup dengan kegiatan bersih-bersih sampah pantai dan penanaman mangrove.
“Program Fakultas Ekonomi Mengabdi merupakan inisiatif BEM dan para pengajar FE UNJ untuk melatih dan memberikan wadah bagi para mahasiswa/i dalam menumbuhkan jiwa sosial dan mewujudkan masyarakat mandiri dan berkelanjutan (self-sustainable society) di lingkungan kampus. Dengan mengajak siswa/i melihat dan terjun langsung dalam mencari solusi untuk mengatasi permasalahan di sekitar masyarakat, kami berharap dapat menumbuhkan jiwa generasi masa depan yang peduli atas masalah sosial-ekonomi di sekitarnya, dan menggunakan kreativitas dan inovasinya untuk kepentingan masyarakat,” ucap Dr Indra Pahala MSi selaku Wakil Dekan 3 Bidang kemahasiswaan dan Alumni, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta.
“Kami mengucapkan terima kasih untuk yang sudah ikut membantu terselenggaranya kegiatan ini. Kami juga berterima kasih kepada aparat dan masyarakat Pulau Tidung sudah menerima kunjungan kami dan bekerjasama untuk kesuksesan kegiatan ini.” (Z-6)
Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi pelebaran defisit APBN.
Menurut dia, kondisi tersebut menunjukkan bahwa konsumsi masyarakat saat Lebaran tahun ini lebih bersifat selektif.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Senator asal Bengkulu ini menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaianĀ return on assetsĀ (ROA) lebih dari 300%.
Psikolog UI Prof. Rose Mini dan Alva Paramitha menyarankan orangtua kreatif berikan alternatif kegiatan nyata untuk kurangi ketergantungan gawai anak.
Kawendra menekankan bahwa proses yang tidak berkeadilan ini berpotensi mencederai semangat pemerintah dalam mendorong ekonomi kreatif.
JANGAN buru-buru menghakimi musik yang terdengar mirip. Bisa jadi bukan plagiat, melainkan sebuah teknik resmi bernama interpolasi lagu. Apa itu interpolasi lagu?
Seluruh pihak diajak untuk terus bersinergi dalam membangun generasi muda Indonesia yang tangguh dan berkarakter.
Kreativesia memberi kesempatan bagi pelaku muda untuk berjejaring dengan pemerintah, pelaku industri, dan sesama kreator.
Kreativesia bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah ekspresi dan kolaborasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved