Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK kecanduan perilaku judi online pada otak manusia serupa dengan dampak pada kecanduan narkoba. Dampak tersebut yakni terjadi kerusakan pada bagian otak yang berguna untuk konsentrasi, memori, refleksi diri, mengambil keputusan.
"Jadi kalau ada yang bertanya, lebih parah mana kecanduan narkoba dengan kecanduan judi online? Jawabannya ialah sama parahnya, sama beratnya, dan sama tata laksananya yaitu harus secara komprehensif karena bagian otak yang rusak pun sama," kata Psikiater Konsultan Adiksi dan Kepala Divisi Psikiatri RSCM Jakarta Kristiana Siste Kurniasanti dalam media briefing secara daring, Jumat (26/7).
Hal itu dinilai memprihatikan apalagi ketika bagian otak yang rusak ini terjadi pada usia remaja atau dewasa muda sekitar 18-25 tahun. Kristiana memaparkan bahwa remaja dan dewasa muda berisiko tinggi untuk mengalami kecanduan judi online. Remaja, katanya, ialah kelompok yang berisiko tinggi untuk mengalami kecanduan, baik kecanduan zat maupun kecanduan perilaku.
Baca juga : Sindikat Penampung Judi Online Beli Rekening Warga Rp1 Juta
Pada remaja, area otak depan yang mengatur emosi, menilai situasi, dan pengambilan keputusan, masih berkembang. Area bagian otak depan ini baru matang pada usia 20-21.
"Otak bagian depan matangnya lebih belakangan dari otak bagian lain. Ketika emosinya labil, tetapi otak bagian depannya belum mature, terjadi perilaku-perilaku impulsif yang dia gunakan untuk memperbaiki emosinya, misalnya ke judi online," jelas Kristiana.
Semakin cepat dilakukan tata laksana pada mereka yang kecanduan judi online, pemulihan otak bisa lebih sempurna. Ketika sudah terlambat, pemulihan otak akan mengalami hambatan. "Bayangkan ketika remaja atau dewasa muda bertumbuh dengan gangguan konsentrasi, gangguan memori, refleksi diri," katanya.
Ia menyebut bahwa jika satu orang mengalami adiksi judi, akan ada tujuh orang lain yang juga terdampak. Dampaknya bukan hanya uang, tetapi juga kesehatan, sosial, legal, kultur, dan ekonomi.
Berbagai langkah perlu dilakukan terkait adiksi judi. Misalnya skrining kerusakan atau bahaya judi, beri korban dukungan untuk berobat, dan rujuk pada profesional kesehatan mental yang terlatih. (Z-2)
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pernyataan PPATK yang menyebut di tahun 2025 untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menekan angka judi online (Judol) dipertanyakan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Sepanjang 2025, PPATK menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor, meningkat 22,5% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 35,6 juta laporan.
Penurunan drastis ini, memiliki dampak sosial yang besar karena secara langsung menyelamatkan jutaan masyarakat dari kerugian finansial akibat perjudian.
Kunci keberhasilan Erwin Erlani lepas dari jerat judol adalah keberanian untuk merelakan kerugian fantastis tersebut.
Efek jangka pendek dari menghirup gas ini adalah penonaktifan Vitamin B12 secara instan. Padahal, vitamin tersebut memegang peranan vital dalam menjaga integritas sistem saraf manusia.
WHO menyebut lebih dari 100 juta orang kini menggunakan rokok elektrik termasuk sedikitnya 15 juta anak usia 13–15 tahun.
Orang dengan trauma membutuhkan suatu pelampiasan yang bisa membuatnya senang dengan intensitas yang besar, maka itu mereka lebih mudah kecanduan.
"Pengguna bisa jadi terdorong oleh penawaran reward. Apalagi orang lebih suka apabila mendapatkan reward daripada punishment,”
Dalam wawancara dengan Time yang terbit Sabtu (14/12), Elton yang pernah kecanduan selama 20 tahun menyebut konsumsi marijuana akan mengarahkan pada obat-obatan lain.
Mereka harus melakukan detoksifikasi, yaitu dengan menghindarkan diri dari permainan judi online tersebut, minimal selama tiga minggu,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved