Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROPERTI berupa hunian bergaya klasik Eropa yang mewah sudah dikenal di Indonesia sejak lama dan menjadi bukti arsitektur nyata dalam menunjukkan status konglomerat para penghuninya. Kebutuhan akan rumah megah yang sempurna, dibangun dengan konstruksi simetris dan tegap berdiri kokoh, serta kualitas material interior hingga dekorasi, membuat permintaan membangun rumah klasik semakin meningkat popularitasnya hingga saat ini.
Menurut Pendiri sekaligus CEO Rumah Klasik, Masjudi Yudhie, rumah bergaya klasik Eropa menjadi rumah elegan yang tidak akan tergerus zaman dan diminati peminat di kelasnya, terlebih keluarga muda mapan.
"Ini terlihat, selama 27 tahun atau sejak 1987, kami selalu bekerja keras memenuhi kepuasan klien dan tumbuh hingga menjadi pelopor ahli bangun rumah klasik di Indonesia," ujar Masjudi, dalam keterangannya, Kamis (25/7).
Baca juga : Tipe Termahal Klaster Trésor BSD City Ludes Terjual dalam Waktu Singkat
Masjudi mengatakan Rumah Klasik memiliki tiga layanan utama. Dimulai dari jasa arsitektur yang menawarkan desain arsitektur lengkap dengan gambar 3D siap bangun. Kemudian, jasa kontraktor yang memiliki tim kontraktor profesional untuk membangun rumah relatif cepat dalam waktu sembilan bulan. Kemudian, jasa desain interior yang memadukan dekorasi ruangan secara efektif, fungsional, dan nilai estetika yang paripurna.
"Tim terdiri dari arsitek, kontraktor, dan desainer interior yang berpengalaman, bekerja sama menciptakan bangunan mahakarya," ujarnya.
Rumah Klasik juga terus meningkatkan kemudahan akses informasi layanan digital dengan merilis tampilan baru dari website www.rumahklasik.com.
Pada website itu, terdapat informasi lengkap terkait alur layanan membangun rumah. Para pengguna juga akan mendapatkan pengalaman eksplorasi yang sempurna melalui beragam portofolio proyek unggulan.
"Hingga kini, Rumah Klasik dipercaya konglomerat Indonesia dalam membangun rumah impian mereka, dan kami terus mengembangkan sistem layanan secara digital melalui website yang mudah diakses siapa saja dengan pengalaman lebih menakjubkan," tutup Masjudi. (S-1)
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
The HUD Institute mengingatkan pemerintah bahwa persoalan perumahan nasional tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan proyek semata
The HUD Institute meninjau perencanaan kota mandiri di tengah dorongan pembangunan perumahan dan menyoroti pentingnya integrasi tata ruang regional.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Kita harus memastikan rumah yang dibangun aman dan berkelanjutan.
Backlog kepemilikan rumah mencapai 9,87 juta unit. Beberapa sumber lain bahkan menyebutkan angka hingga 10,9 juta atau 15 juta unit,
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USULAN Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump dimulai dengan kurang baik. Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menolak undangan menjadi anggota dewan tersebut.
MENURUT studi baru, salah satu alat favorit Presiden Donald Trump telah merugikan warga Amerika Serikat. Sebagian besar tarif AS, sekitar 96%, dibayarkan oleh pembeli AS.
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
Wacana boikot penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat dinilai bisa menjadi bentuk tekanan politik paling ekstrem terhadap klaim Washington atas Greenland.
APA yang dapat dilakukan negara-negara kecil untuk mencegah diri mereka ditelan oleh negara-negara yang lebih besar dan lebih kuat? Ini bukan pertanyaan abstrak bagi Greenland saat ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved