Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Mohammad Adib Khumaidi adalah seorang dokter dan pengajar yang telah memberikan kontribusi besar dalam dunia medis dan kesehatan di Tanah Air. Karena perannya tersebut, ia kini menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk periode 2022-2025 dan merangkap sebagai Pelaksana Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (LK MUI).
Adib Khumaidi memulai perjalanan pendidikannya di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) pada 1992 melalui jalur UMPTN. Setelah menyelesaikan studi dan lulus sebagai dokter pada 1999, Adib segera menuju Jakarta untuk melanjutkan aktivitasnya di kemahasiswaan. Di Jakarta, ia bekerja di klinik 24 jam sambil menjadi aktivis HMI, khususnya di Bakornas Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (LKMI).
Pada 2000, pria kelahiran 28 Juni 1974 itu diterima sebagai PTT Brigade Siaga Bencana (BSB) di Departemen Kesehatan dan berkantor di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Pengalaman itu yang kemudian menjadi fondasi utama dalam membentuk jejaring sekaligus masa depan kariernya. Di RSCM, ia sering berinteraksi dengan pegawai dan pejabat Depkes di UGD, memperluas pengetahuannya dalam bidang kegawatdaruratan dan bencana.
Baca juga : Dokteroid Jadi Fenomena, IDI Minta Masyarakat Bantu Perangi Oknum Dokter Gadungan
Adib Khumaidi menghabiskan banyak waktunya beraktivitas di bidang kegawatdaruratan dan bencana. Ia juga berpraktik sebagai dokter SpOT di RSUD Cengkareng dan RS Sari Asih Karawaci. Keahlian di bidang ini membuatnya dikenal sebagai salah satu dokter yang berdedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
Selain praktik medis, pria asal Lamongan itu juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk masa bakti 2015-2018. Posisi ini memberinya platform untuk memperjuangkan kepentingan dokter dan meningkatkan standar pelayanan kesehatan di Indonesia.
Sebagai Ketua Umum IDI, Adib Khumaidi berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan dokter di Indonesia. Kepemimpinannya dikenal proaktif dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi bangsa, termasuk penanganan pandemi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.
Selain itu, perannya sebagai Pelaksana Ketua Lembaga Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (LK MUI) menunjukkan komitmennya untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam praktik kesehatan, memastikan bahwa layanan medis yang diberikan tidak hanya berkualitas tinggi tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.
Mohammad Adib Khumaidi, dengan segala dedikasi dan pengalamannya, terus menjadi inspirasi bagi banyak dokter dan tenaga medis di Indonesia. Kepemimpinannya di IDI dan LK MUI tidak hanya memperkuat profesi kedokteran tetapi juga membawa perubahan positif dalam sistem kesehatan di Indonesia. Visinya yang luas dan komitmennya yang tak kenal lelah menjadikannya salah satu tokoh penting dalam dunia medis dan kesehatan di Indonesia. (Z-11)
Pengurus Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Iqbal Mochtar menjelaskan bahwa paparan dalam dosis tinggi dan jangka waktu lama cesium-137 atau cs-137 dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius
Ketua Umum PB IDI Slamet Budiarto meminta rumah sakit (RS) agar selalu melindungi tenaga kesehatannya. Itu ia sampaikan terkait kekerasan yang dialami dokter di RSUD Sekayu, Sumatra Selatan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
IDI tidak pernah mengeluarkan rilis atau pernyataan resmi tentang daftar minuman penyebab kanker.
Salah satu tantangan terbesar dalam kesehatan masyarakat saat ini adalah daya tarik produk tembakau, nikotin, dan turunannya seperti rokok dan vape, terutama bagi anak muda.
KETUA Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menilai komunikasi Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin harus segera diperbaiki.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Selain jumlah, persoalan lain yang disoroti adalah distribusi dokter yang belum merata. Ia menyebut sebagian besar pendidikan kedokteran masih terpusat di Pulau Jawa.
Polda Metro Jaya menetapkan dr. Richard Lee sebagai tersangka kasus perlindungan konsumen atas laporan Dokter Detektif (Doktif).
Kemenkes melepas ratusan relawan dokter dan tenaga kesehatan bantu penanganan bencana di sejumlah wilayah di Aceh.
Tempat praktik yang digunakan bukan merupakan aset pribadi, melainkan unit yang disewa secara harian maupun mingguan.
Universitas itu nantinya tidak hanya berfokus pada pendidikan dokter, tetapi menaungi berbagai disiplin ilmu kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved