Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka mempererat hubungan kerja sama, Sekolah Cendekia Harapan - Children's House dan Universitas Bali Dwipa menggelar pertemuan strategis pada Kamis, (/6/2024). Pertemuan yang berlangsung di aula Universitas Bali Dwipa dari pukul 15.00 hingga 18.00 ini menitikberatkan pada implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sebuah inisiatif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Dr. Ir. Ketut Suriasih, M.App.Sc., Rektor Universitas Bali Dwipa, menegaskan bahwa kolaborasi ini memberikan mahasiswa Universitas Bali Dwipa peluang untuk mendapatkan pengalaman langsung di Sekolah Cendekia Harapan di Bali. Melalui program magang, penelitian kolaboratif, serta pelatihan bagi tenaga pendidik, diharapkan keterampilan dan pengetahuan mereka dapat meningkat secara signifikan.
Sementara itu, Dr. Ir. I Wayan Adnyana, S.H., M.Kn., Ketua Yayasan Pendidikan Usadha Teknik Bali, menyoroti pentingnya sinergi antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif dan inovatif. Beliau optimis bahwa pertemuan ini akan menjadi langkah awal untuk berbagai kerjasama bermanfaat di masa depan.
Baca juga : Kemendikbud-Ristek Sebut Ferienjob tidak Pernah Jadi Bagian Merdeka Belajar Kampus Merdeka
Dr. Lidia Sandra, S.Psi., M.Comp.Eng.Sc., M.Psi., Psikolog, Ketua Yayasan Sekolah Cendekia Harapan, memberikan apresiasi tinggi terhadap Universitas Bali Dwipa atas kesediaannya berkolaborasi. Menurutnya, sinergi ini sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global melalui pendidikan yang berkualitas dan komprehensif.
Principal Sekolah Cendekia Harapan, Ibu Juwaria Muqtadir, S.Si, MM, turut hadir dan menyatakan bahwa kolaborasi ini akan membantu mempersiapkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan global. Dengan melibatkan mahasiswa dalam berbagai kegiatan praktis, diharapkan mereka dapat mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Kadek Yuda Astina, S.ST., M.Kes. (TID), Sekretaris Universitas Bali Dwipa, menambahkan bahwa implementasi MBKM memungkinkan terjadinya transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan yang lebih dinamis dan relevan. Program ini diharapkan memberikan dampak positif bagi mahasiswa serta sekolah mitra, sekaligus mendorong capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1-7 universitas.
Baca juga : Beragam dan Multikultural, Children's House Bali Gelar 2024 International Preschool Competition
Diskusi dalam pertemuan ini juga mencakup pengembangan kurikulum bersama yang mendukung tujuan MBKM, serta program pelatihan dan pengembangan profesional bagi staf pengajar di kedua institusi. Diharapkan, kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Pertemuan ini ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman, menandai komitmen kedua institusi untuk melanjutkan kerjasama yang lebih erat di masa depan. Semua pihak yang hadir, termasuk mahasiswa yang akan magang, optimis bahwa langkah ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi perkembangan pendidikan di Bali. (H-2)
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam menciptakan generasi muda yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global. Program MBKM yang diimplementasikan melalui kerjasama ini menjadi tonggak penting dalam usaha menciptakan pendidikan yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman
Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan proyek-proyek digital yang berfokus pada pembangunan teknologi yang mendukung digitalisasi pengelolaan dan pelayanan
Kemendikbud-Ristek menegaskan bahwa program-program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk semester genap tahun akademik 2024/2025 tetap berjalan.
Terdapat tiga materi penting yang dibawakan oleh para narasumber dalam workshop ini. Selain juga dilakukan praktik secara langsung mengenai teknik mixing yang efektif.
Universitas harus memastikan bahwa pembelajaran daring memenuhi standar ketat untuk kredit akademik.
emendikbud Ristek adalah terkait dengan kesenjangan atau ketidaksetaan, akses dan kualitas.
Mitigasi lewat pendekatan sosial kemasyarakatan ini bisa menjadi contoh sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketangguhan desa menghadapi bencana.
Penguatan kompetensi dan sistem perlindungan bagi mahasiswa yang melakukan kegiatan kerja di luar negeri harus terus ditingkatkan.
Peserta juga diajak mengeksplorasi cara memanfaatkan kertas daur ulang sebagai media artistik seperti ilustrasi, kartu ucapan, kemasan kreatif, dan karya dekoratif.
Kunjungan akademik ini menjadi langkah strategis Universitas LIA dalam memperkuat jejaring internasional dan memberikan pengalaman global bagi sivitas akademika.
MIU kini menaungi puluhan ribu mahasiswa dari lebih 130 negara, dengan cabang di berbagai kawasan dunia.
Pengurus Pusat Himpunan Sarjana Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia (PP Hispisi) kembali menggelar rangkaian kegiatan International Conference
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved