Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimitalogi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk hari ini, Rabu (5/6). BMKG menyebutkan, terpantau adanya sirkulasi siklon di Teluk Cendrawasih sehingga membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergen di Papua tengah.
Wilayah konvergensi lainnya juga terpantau mulai dari Samudera Hindia bagian utara, Kalimantan Barat hingga perairan utara Kalimantan Barat, Selat Makassar, Kalimantan Selatan, dan Teluk Tomini hingga Laut Sulawesi.
Di Laut Banda Aceh dan Sulawesi Tenggara hingga Teluk Bone, kondisi tersebut dapat meningkatkan kemungkinan tumbuhnya awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan disepanjang konvergensi atau konfluensi.
Baca juga : Cuaca Indonesia Selasa 4 Juni 2024, Waspadai Banjir Rob dan Hujan Petir
Peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 not terpantau di Samudera Hindia bagian barat dan Australia bagian utara, yang mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
Suhu udara untuk esok hari secara umum berkisar antara 17 hingga 35 derajat Celcius dengan kelembapan 55 hingga 100 persen. Selain itu, tinggi gelombang laut di Indonesia diperkirakan kurang lebih 0,5 hingga 2,5 meter, dan terdapat peringatan gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia bagian barat, mulai dari Sumatera hingga Samudera Hindia bagian selatan, dan Nusa Tenggara Timur.
Di samping itu, perlu diwaspadai kemungkinan terjadinya banjir rob di wilayah pesisir utara Jawa Tengah, pesisir Banten, dan pesisir tenggara Sulawesi.
Baca juga : Prakiraan Cuaca Senin 3 Juni 2024, Waspada Hujan Melanda Sebagian Wilayah
Banda Aceh: Berawan.
Medan: Hujan ringan.
Tanjung Pinang: Hujan ringan.
Pekanbaru: Hujan ringan.
Padang: Hujan petir
Bandar Lampung: Berkabut.
Jambi: Hujan petir.
Bengkulu: Hujan ringan.
Pangkal Pinang: Hujan petir.
Palembang: Hujan sedang.
Jakarta: Berawan.
Surabaya: Cerah berawan.
Yogyakarta: Cerah berawan.
Bandung: Berawan.
Serang: Berawan.
Semarang: Berawan.
Mataram: Berawan.
Denpasar: Hujan ringan.
Kupang: Cerah berawan.
Baca juga : Hujan Masih Berpotensi Mengguyur Sejumlah Daerah di Jateng
Tanjung Selor: Hujan ringan.
Pontianak: Hujan ringan.
Samarinda:Hujan petir.
Palangkaraya: Hujan ringan.
Banjarmasin: Hujan petir.
Manado: Hujan ringan.
Gorontalo: Hujan sedang.
Mamuju: Hujan ringan.
Palu: Hujan ringan.
Kendari: Hujan ringan.
Makassar: Hujan ringan.
Ternate: Berawan tebal.
Manokwari: Hujan ringan.
Jayapura: Hujan ringan
Ambon: Hujan sedang.
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
BERDASARKAN analisis dinamika atmosfer terbaru, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026, diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis ikhtisar cuaca untuk tanggal 10 Februari 2026.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved