Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP siswa dinilai penting memahami kesadaran sistem tanggap darurat bencana. Selama menghabiskan waktu di sekolah, terdapat banyak potensi bahaya dan risiko berupa kecelakaan, bencana alam, kebakaran, penyakit, bullying, dan situasi lainnya.
Guna mensosialisasikan kesadaran sistem tanggap darurat, Mahasiswa Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) melakukan edukasi tanggap darurat ke siswa-siswi SMPN 3 Depok.
Potensi bahaya bencana yang terjadi di sekolah dapat menyebabkan kejadian yang tidak diinginkan dan menimbulkan dampak negatif bagi peserta didik maupun staf pendidik. Oleh karena itu, risiko-risiko tersebut harus dicegah yang mana salah satu caranya adalah melalui edukasi peningkatan sistem tanggap darurat di sekolah.
Baca juga : Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda Melalui Permata Lounge
Program pengabdian masyarakat yang dilakukan di SMPN 3 Depok itu digagas oleh Hendra selaku dosen pembimbing dan diketuai oleh Maharani Ayundhias dengan 6 anggota lainnya, yaitu Rifda Galuh Syafawani, Qurrotul A’yuni, Age Bunga Perdana, Louise Jannet Devany, Resky Dwi Deswita, dan Muhammad Fathir Aksa Majda.
Pada kegiatan sebelumnya, telah dilakukan pembuatan titik kumpul, pemasangan peta titik kumpul, hingga rambu tanggap darurat untuk menunjang peningkatan sistem tanggap darurat. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan kegiatan Pelatihan Kebakaran dan Tanggap Darurat di SMPN 3 Depok yang bekerja sama dengan Damkar Kota Depok yang telah dilakukan pada tanggal 27 Mei 2024 lalu.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan edukasi peningkatan sistem tanggap darurat melalui pemberian materi tanggap darurat kepada siswa dan guru SMPN 3 Depok pada tanggal 28 Mei 2024. D
Baca juga : Penataan Drainase jadi Kunci Mitigasi Bencana Banjir
iharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran guru, siswa, dan staf sekolah mengenai sistem tanggap darurat di sekolah sehingga mampu menciptakan sekolah yang tangguh.
Pada kegiatan ini, siswa dan guru berpartisipasi secara aktif. Menurut Aisyah, Guru SMPN 3 Depok, kegiatan ini sangat berkesan sebab siswa SMPN 3 Depok mendapatkan ilmu mengenai tanggap darurat.
“Sangat berkesan sekali, karena ilmu akademik bisa diberikan ke teman-teman SMPN 3 Depok. Saat kelas 7, terdapat pembelajaran mengenai bencana sehingga hal ini dapat menambah pengalaman, ilmu baru, hingga mampu melakukan aksi nyata," kata Aisyah, melalui keterangannya, Selasa (28/5).
Baca juga : Mitigasi Minim Sulsel Digulung Bencana
Siswa dalam kegiatan ini juga merasa senang karena mendapatkan pembelajaran yang baru. Selain itu, mereka juga berpartisipasi secara aktif dan antusias ketika mendapatkan materi mengenai sistem tanggap darurat. Salah satu siswa SMPN 3 Depok berpendapat bahwa kegiatan ini memberikan pembelajaran baru dan kegiatan yang dilakukan sangat menarik sebab terdapat interaksi dan praktik secara langsung.
Wakil Kepala SMPN 3 Depok, Irawadi juga mengucapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan yang dilaksanakan di SMPN 3 Depok.
“Terima kasih kepada mahasiswa K3 UI. Kegiatan ini menjadi salah satu pembelajaran untuk Bapak dan guru-guru di sini sebab kegiatan ini menjadi bahan edukasi bagi kami. Selain itu, respon yang diberikan oleh murid dan guru pada kegiatan ini sangatlah baik. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berlanjut karena dapat menambah wawasan,” pungkasnya. (Z-8)
Kombinasi kunjungan kampus dan industri ini bertujuan agar siswa memiliki bekal etika dasar saat nantinya aktif berorganisasi maupun memasuki dunia kerja.
UI menyerahkan beasiswa 1,4 miliar rupiah bagi 159 mahasiswa. Dana ini bersumber dari pengelolaan Dana Abado yang didukung oleh Dato' Low Tuck Kwong dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC)
Founder sekaligus Pemimpin Umum Suratkabar Kampus UI Salemba, Antony Z Abidin, menekankan pentingnya warisan nilai profesionalisme dan etika jurnalistik.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Universitas Indonesia bersama Universitas Sumatera Utara memberikan layanan kesehatan dan pendampingan psikososial bagi penyintas banjir bandang di Sumatra Utara
Bantuan beasiswa dari ICMI ini ditujukan bagi mahasiswa UICI yang memiliki potensi akademik tinggi namun menghadapi keterbatasan ekonomi.
Ada 10 tenant ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang yang siap melayani dan memanjakan lidah para mahasiswa.
Untar berharap seluruh proses yang dijalani dapat memberikan solusi yang paling tepat, berimbang, dan bertanggung jawab bagi semua pihak terkait.
Para mahasiswa ini akan melaksanakan berbagai program mulai 2-22 Februari 2026. Adapun pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang, pada 2 dan 11 Februari 2026.
Selain perpustakaan, UBM menghadirkan The UBM Immersive Design Lab sebagai ruang eksplorasi berbasis teknologi bagi mahasiswa Program Studi Desain Interaktif.
Pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai budaya kerja profesional dan pentingnya integrasi tim legal dalam kesuksesan berbagai sektor bisnis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved