Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Geofisika Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, Adi Susilo menyatakan fenomena panas di Indonesia akibat pertumbuhan awan sangat minim. Akibatnya, suhu begitu gerah sepanjang hari.
"Fenomena ini terjadi sampai Oktober nanti," tegas Adi Susilo, Selasa (28/5).
Adi menjelaskan fenomena panas ini bukan berarti anomali El Nino tanpa hujan, melainkan potensi meski curah hujan relatif sedikit.
Baca juga : BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi pada Juli hingga Agustus 2023
Dampak panas menyengat, lanjutnya, bisa mengganggu aktivitas dan kesehatan. Karena itu, Adi menyarankan untuk menghindari mengenakan baju berwarna gelap saat beraktivitas luar ruangan di siang hari. Intinya agar menghindari paparan langsung sinar matahari.
Saat ini, cuaca panas ekstrem melanda negara-negara ASEAN. Suhu panas menyengat khususnya daerah perkotaan. Pada April 2024, suhu di Manila, Filipina, menyentuh 38,8 derajat celsius. Suhu itu rekor tertinggi sepanjang sejarah mereka.
Begitu juga di Bangladesh, suhu 43 derajat celsius. Laos mencatat suhu 43,2 derajat celsius, suhu tertinggi sepanjang masa negara itu. Bahkan Tailand bersuhu 52 derajat celcius.
Baca juga : BMKG Sebut Cuaca Panas akan Menurun Secara Gradual pada Bulan Mei 2023
Kendati di sejumlah negara mengalami dampak suhu begitu panas sampai menimbulkan korban tewas, tetapi Indonesia belum menunjukkan dampak signifikan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan suhu panas karena peralihan musim hujan ke musim kemarau. Suhu panas di Indonesia merupakan akibat fenomena gerak semu matahari. Hal ini siklus tahunan sehingga bisa berpotensi berulang saban tahun.
Sesuai data prakiraan cuaca dan suhu udara BMKG, suhu udara di Kota Malang dan sekitarnya pada siang hari 30 derajat celsius. Adapun sesuai data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, suhu udara di Malang pukul 11.00 WIB, Selasa (28/5), mencapai 32 derajat celsius dengan indeks kualitas udara sedang. (Z-3)
Studi terhadap 5 juta kelahiran di Afrika dan India mengungkap tren mengejutkan, paparan panas saat hamil menurunkan jumlah bayi laki-laki yang lahir.
Cuaca panas bikin tubuh lemas? Simak 9 asupan wajib untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak drop, mulai dari buah sitrun hingga yogurt. Cek selengkapnya!
Cuaca ekstrem meningkatkan kadar TNF-alpha serta mengubah jumlah sel darah putih, membuat tubuh lebih rentan terhadap penyakit.
“Adanya perubahan lahan, bangunan-bangunan semakin banyak sehingga menyebabkan panas yang lebih ekstrem,”
BMKG menyebut suhu panas yang sempat melanda sebagian wilayah Indonesia mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya.
Pada Oktober, posisi matahari berada hampir tepat di atas Pulau Jawa dan Bali, sehingga kedua wilayah ini menerima intensitas radiasi matahari yang lebih tinggi.
Kondisi musim kemarau yang cenderung lebih kering itu juga dipengaruhi indikasi fenomena El Nino lemah yang berpotensi muncul pada pertengahan hingga akhir 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan di sebagian wilayah Indonesia kategori menengah hingga tinggi menjelang periode mudik dan libur Idul Fitri 2026.
BMKG menyebut bahwa prakiraan cuaca lebaran 2026 yakni berawan dan potensi hujan lebat di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG Samarinda mengeluarkan peringatan dini potensi banjir dan longsor di Kalimantan Timur (Kaltim) periode 11-20 Maret 2026 akibat curah hujan tinggi.
PRAKIRAAN cuaca Batam hari ini 11 Maret 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 26 hingga 30 derajat Celsius.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 11 Maret 2026 adanya potensi cuaca ekstrem di 10 daerah. Warga berada di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved