Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Hanny Nilasari mengatakan para jemaah calon haji yang akan ke Tanah Suci harus memperhatikan penggunaan pelembap dan menggunakan tabir surya atau sunscreen dengan SPF yang sesuai.
"Kalau perawatannya kan suasana lagi panas saat ini, jadi menggunakan pelembap dan tidak sering cuci muka dengan sabun. Itu salah satu yang harus diperhatikan oleh calon haji. Selain itu juga gunakan sunscreen yang SPFnya juga harus disesuaikan," kata Hanny, Senin (27/5).
Ia mengatakan kadar Sun Protection Factor (SPF) yang dianjurkan untuk di dalam ruangan minimal SPF 35, namun pada orang dengan kebutuhan kulit tertentu bisa menggunakan SPF sampai 50 untuk menjaga kulit dari paparan sinar matahari.
Baca juga : Ada Keluhan, Menhub Minta Garuda Keberangkatan Haji Sesuai Jadwal
Kadar SPF 50 biasanya lebih cocok untuk pengguna di usia 40 tahun ke atas dan dengan aktivitas pajanan sinar matahari yang lebih tinggi.
Sementara jika di dalam ruangan, penggunaan tabir surya dengan SPF juga harus dilakukan karena lampu sorot juga mengandung UV.
Untuk memilih sunscreen yang tepat dengan jenis kulit, Hanny mengatakan harus benar-benar perhatian dengan kondisi kulit agar produk yang dipakai sesuai kebutuhan.
Baca juga : Turut Berhaji Tahun ini, Pemain Timnas Sepakbola Witan Sulaeman Puji Pelayanan Kemenag
"Kalau berminyak tentu pilihnya yang base-nya air supaya cepat meresap, kalau kering dia basenya harus mineral atau yang sedikit oily supaya dia meresap kemudian SPF-nya bekerja dengan sangat baik, kalau stik biasanya digunakan untuk kulit normal," jelasnya.
Hanny juga mengingatkan untuk selalu menggunakan sunscreen atau produk perawatan kulit yang sudah memiliki izin standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait kandungan zat dan komposisinya.
Selain itu, skincare juga harus memenuhi kebutuhan dari kondisi kulit agar produk bekerja sempurnakan di kulit terutama wajah dan tidak menimbulkan reaksi berlebihan seperti beruntusan, kemerahan atau jerawat karena kandungan yang tidak cocok.
"Kita harus benar-benar mencari, memperhatikan apakah benar-benar kulit kita sensitif atau tidak, berminyak atau tidak, tentunya kebutuhan kulit kita berbeda-beda," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang kian memanas.
Wamenhaj Dahnil Anzar tegaskan keselamatan jemaah haji 2026 jadi prioritas utama di tengah dinamika Timur Tengah. Simak skenario mitigasi dan imbauan umrah di sini
Indonesia resmi ekspor 2.280 ton beras kualitas super premium ke Arab Saudi untuk jemaah haji 2026. Simak detail pengiriman perdana dalam sejarah haji RI ini.
Pada kuartal pertama 2025 saja, jumlah jemaah umrah asal Indonesia mencapai lebih dari 547 ribu orang.
Kemenhaj terus mematangkan kesiapan jemaah haji Indonesia melalui program Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Hiperpigmentasi sendiri adalah kondisi munculnya bercak gelap atau warna kulit tidak merata akibat produksi melanin berlebih.
Peremajaan modern kini menempatkan penguatan struktur kulit sebagai fondasi utama.
Persoalan kulit sensitif jauh lebih kompleks daripada sekadar salah memilih produk.
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved