Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI terus melakukan inovasi dalam memberikan layanan kepada para Mustahik. Di antaranya dengan menghadirkan Mobil Dapur Umum dan Mobil Klinik untuk melayani penyintas korban banjir bandang Sumatera Barat.
Mobil Dapur Umum dan Mobil Klinik Baznas mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Sumbar Dr. Ir. Audy Joinaldy, S.Pt., M.Sc., M.M., IPM, ASEAN.Eng saat berkunjung ke lokasi di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar.
Wakil Ketua Baznas RI H. Mokhamad Mahdum, MIDEC, AK, CA, CPA, CWM, CGRCOP, GRCE, CHRP, mengatakan Mobil Dapur Umum merupakan inovasi BAZNAS untuk melayani kebutuhan makanan segar "fresh" bagi korban dan penyintas banjir bandang Sumbar.
Baca juga : Baznas Tanggap Bencana Respons Cepat Korban Banjir dan Longsor di Sulsel
"Mobil ini didesain khusus dapat bergerak dan berpindah-pindah ke lokasi bencana, terutama yang sulit terjangkau dalam melayani Mustahik," kata Mahdum dalam keterangannya, Senin (20/5/2024).
Selain Mobil Dapur Umum, Mahdum menambahkan, Baznas juga menghadirkan inovasi terbaru dalam melayani Mustahik yaitu Mobil Klinik. Kehadiran mobil ini untuk memberikan layanan kesehatan terbaik kepada para Mustahik di lokasi pengungsian yang sukit terjangkau, seperti banjir bandang yang melanda Sumatera Barat.
"Jadi mereka tidak harus datang ke Baznas. Tetapi Baznas yang langsung mendatangi dan memberikan pelayanan kesehatan untuk para Mustahik khususnya di daerah pengungsian," jelasnya.
Baca juga : Ratusan Mayat Korban Banjir Libia Ditemukan di Pantai Derna
Lebih lanjut, pihaknya juga mengatakan bahwa Mobil Klinik dihadirkan untuk melayani konsultasi dan layanan kesehatan.
"Mustahik dapat melakukan pemeriksaan mulai cek darah, tensi, infus dan seterusnya itu ada di Mobil Klinik Baznas," ucapnya.
Sementara itu, Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. Imdadun Rahmat M.Si. menjelaskan Mobil Klinik tidak hanya diperuntukan di satu lokasi saja, namun dapat berpindah sesuai dengan kebutuhan dan tempat Mustahik berada.
Baca juga : Banjir Libia Tewaskan 4.000 Orang, Bantuan Global Mengalir Deras
"Mobil Klinik ini tidak satu tempat, bisa berpindah-pindah sehingga bagi para pengungsi ataupun Mustahik yang tidak memungkinkan datang ke Baznas, Baznas bisa datangi satu persatu," imbuhnya.
Imdadun kemudian menjelaskan tentang tujuan dihadirkannya Mobil Klinik ini yang tak lain adalah untuk memudahkan Mustahik dalam mendapatkan hak-haknya. Terutama kepada para Mustahik di daerah pengungsian.
"Kehadiran inovasi ini tentunya untuk memudahkan Mustahik dalam mendapatkan pelayanan lebihh cepat dan mudah. BAZNAS juga terus berupaya memberikan layanan-layanan terbaik bagi para korban terdampak," pungkasnya.
Baznas RI telah melakukan beberapa kegiatan dalam membantu banjir bandang Sumbar dengan mendirikan dapur umum yang menyediakan lebih dari 1.400 porsi makanan setiap harinya di beberapa wilayah yaitu Sungai Pua, Kampung Kubu Tengah, Nagari Koto Baru, Koto Tuo.
Selain mendirikan dapur umum, Baznas RI telah melakukan pencarian korban banjir bandang di Sungai Pua serta mendirikan dapur air di Kp. Kubu Tengah, Jorong Galuan, Desa Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam untuk memastikan kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat. Tim BAZNAS juga telah menyalurkan selimut, sembako, pembuatan jembatan darurat, dan bantuan lainnya. (H-2)
Pelaksanaan Tarhib Ramadan di ruang publik seperti Terowongan Kendal bertujuan untuk mendekatkan Baznas dengan masyarakat sekaligus memperluas literasi zakat.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Dana ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional serta diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi mustahik.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menetapkan besaran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar Rp50.000 per jiwa atau setara dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium.
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian masyarakat Kota Semarang terhadap para penyintas bencana banjir di Sumatra dan Aceh yang dititipkan melalui Baznas RI.
Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu lebih dari empat jam untuk memadamkan api.
Banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat semakin parah dan meluas mengakibatkan ribuan rumah terus terandam banjir yang kerap terjadi tiap tahun
Berdasar catatan BPBD Pati, akibat banjir tersebut sebanyak 2.921 rumah warga terdampak dan 432 keluarga (1.060 jiwa) hingga saat ini masih mengungsi.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketinggian air akibat luapan Kali Ciliwung yang merendam pemukiman warga sejak Jumat (23/10 malam.
Namun di beberapa titik terparah di Pekalongan, genangan masih mencapai 80 hingga 100 sentimeter, terutama di kawasan Tirto dan sekitarnya.
Berdasarkan data BPBD, di Kabupaten Pekalongan jumlah pengungsi mencapai 1.411 orang dan di Kota Pekalongan meningkat dari sebelumnya 1.472 orang menjadi 2.400 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved