Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah Indonesia. Peringatan ini terutama mengingatkan akan potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang yang diperkirakan akan terjadi pada Rabu (8/5) dan Kamis (9/5).
Penyebab cuaca ekstrem ini adalah adanya Bibit Siklon Tropis 91P dan 91W yang terpantau di Laut Arafuru dan Samudra Pasifik utara Papua. Kedua bibit siklon tropis ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di sekitar wilayah tersebut, yang juga memicu peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot (low level jet) di Laut Arafuru dan perairan utara Papua.
Sirkulasi siklonik juga terpantau di Selat Malaka, Laut Banda, dan perairan utara Kalimantan Barat, membentuk daerah konvergensi di sekitar Sumatera bagian utara, Kalimantan Barat, hingga Laut Banda. Di samping itu, sirkulasi siklonik ini juga menciptakan daerah pertemuan angin di pesisir barat Sumatera Utara hingga Sumatera Barat, serta Sulawesi Utara hingga Maluku Utara.
Prakiraan BMKG mengenai wilayah yang berpotensi hujan lebat, petir, dan angin kencang pada tanggal 8-9 Mei 2024 adalah sebagai berikut:
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca NTT 22-24 Maret 2026. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved