Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LEVA Foundation mengungkapkan alasan mempercayai Indonesia melalui Yayasan Sukma Bangsa sebagai rekan pertama di Asia. Visi kedua lembaga dinilai satu napas.
“Yayasan Sukma punya rejam jejak yang baik selama belasan tahun di bidang pendidikan,” kata CEO Leva Foundation Ryan Le Roux di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (6/5).
Ryan mengatakan Yayasan Sukma punya visi besar untuk melatih dan mengajar. Baik itu mengajar para siswa maupun meningkatkan kompetensi guru.
Baca juga : Yayasan Sukma Ingin Berbagi Pelatihan Coding Leva Foundation ke Seluruh Indonesia
“Mengasah guru menjadi detak jantung di kelas. Ini sejalan dengan apa yang kami kerjakan selama ini,” papar dia.
Ryan menekankan pentingnya guru yang berkompeten dan kreatif dalam mengajar. Kualifikasi itu diyakini membuat proses belajar dan mengajar lebih menyenangkan dan efektif.
“Guru yang terampil akan memberi dampak positif pada siswa dalam belajar. Ini fondasi penting dalam pendidikan,” tegas dia.
Ryan berharap pelatihan coding bagi para guru di Sekolah Sukma Bangsa Aceh bermanfaat. Seluruh guru diharapkan antusias mengikuti program itu dan bisa mengajarkan hal serupa kepada murid-muridnya.
“Kami betul-betul yakin untuk bekerja sama dengan Yayasan Sukma di Indonesia,” ucap dia. (Medcom/Z-6)
Sekolah ialah taman belajar milik para siswa, bukan milik guru atau administrator.
Upaya bantuan ini didukung kerja sama dengan donatur Cinta Anak Bangsa Jakarta.
PERKEMBANGAN kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk pendidikan.
Untuk menyatukan visi dan persepsi, panitia juga mewawancarai orang tua/wali, secara bersamaan dengan calon siswa bersangkutan atau masing-masing terpisah.
PENDIDIKAN formal saat ini terjebak dalam paradigma yang keliru: mengorbankan proses belajar yang menyenangkan dan alamiah, yakni bermain, di altar pencapaian nilai ujian yang kaku
Sekolah Sukma Bangsa dibangun sebagai respons setelah bencana gempa bumi dan tsunami Aceh.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
INDONESIA ialah negeri yang tak terpisahkan dari dinamika alamnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved