Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAN mengalami krisis pangan terburuk di dunia akibat perang saudara sejak satu tahun lalu. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berkomitmen mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk menanggulangi krisis pangan yang tengah melanda Sudan sebesar Rp2 miliar.
Bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan logistik pangan dan obat-obatan yang dibutuhkan oleh rakyat Sudan saat ini.
Hal tersebut disampaikan dalam acara Konferensi Pers Bantuan Kemanusiaan untuk Sudan, yang diselenggarakan di Gedung Baznas RI, Jakarta, Selasa (26/3).
Baca juga : Apresiasi Peran BAZNAS di Timur Tengah, Sudan Siap Kerja Sama Multibidang
Turut hadir Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Duta Besar Sudan Untuk Indonesia, Dr. Yassir Mohamed Ali, Duta Besar Indonesia untuk Sudan, Sunarko (via daring), Pimpinan BAZNAS RI, Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM., serta Direktorat Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Fungsional Diplomat Madya, M. Sahrul Murajjab.
"Sebagaimana kita tahu bahwa Sudan sedang dilanda banyak musibah tapi Sudan adalah teman terdekat umat Islam di Indonesia. Oleh karena itu Baznas sepakat untuk membantu tahap pertama ini bantuan untuk kemanusiaan sebanyak Rp2 miliar,” ujar Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Menurut Kiai Noor, bantuan kemanusiaan tersebut merupakan bantuan dari Program Solidaritas Dunia Islam yang dimiliki Baznas, berbeda dengan Program Palestina.
Baca juga : Ikatan Alumni UIN Jakarta Angkatan 97 Gelar Peduli Yatim Piatu dan Dhuafa
“Bantuan kemanusiaan Baznas saat ini prioritas untuk Palestina, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk membantu yang lain yakni Sudan. Jadi tidak hanya Palestina, yang lain juga kita bantu melalui program Solidaritas Dunia Islam,” ujarnya.
Sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan, lanjut Kiai Noor, Baznas RI berkoordinasi dengan KBRI Sudan, dan akan terus berupaya untuk memberikan bantuan yang diperlukan di sana.
Untuk itu, kata Kiai Noor, Baznas mengajak semua pihak untuk bersama-sama bergabung dalam upaya membantu masyarakat Sudan yang sedang mengalami krisis ini.
Baca juga : BAZNAS Salurkan Bantuan ke Palestina dalam Masa Darurat, Pemulihan, dan Pembangunan
"Setiap bantuan yang diberikan akan memberikan dampak besar bagi mereka yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan yang akan kami kirimkan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat Sudan," ucapnya.
Sementara itu, Duta Besar Sudan untuk Indonesia, Dr. Yassir Mohamed Ali menyambut baik dan mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas bantuan yang diberikan.
Yassir mengungkapkan, saat ini kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat Sudan yang terdampak konflik adalah bantuan kesehatan karena banyak rumah sakit yang telah dihancurkan.
Baca juga : Dirut BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Bantuan Melalui Baznas: Bentuk Peduli Kemanusiaan Internasional
"Hari ini masyarakat Sudan membutuhkan bantuan-bantuan kemanusiaan dan yang paling spesifik dibutuhkan saat ini adalah bantuan kesehatan," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktorat Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Fungsional Diplomat Madya, M. Sahrul Murajjab juga turut memberikan tanggapan atas upaya kemanusiaan ini.
"Kita sangat gembira dan mengapresiasi atas inisiatif dari Baznas untuk melaunching bantuan ke Sudan. Hal ini menunjukkan Baznas sebagaimana kita tahu ikut berperan aktif dalam memberikan bantuan ke sejumlah negara khususnya di negara-negara di wilayah Timur Tengah," ujar Sahrul.
Pihaknya juga mengapresiasi apa yang dilakukan Baznas ini. "Dan masyarakat indonesia diharapkan bisa lebih mengerti apa yang teradi dengan saudara-saudara kita di sana, dan bisa memberikan kontribusi terbaiknya untuk ikut serta memberikan bantuan dan meringankan beban warga Sudan," katanya. (H-2)
Pertandingan krusial Piala Afrika 2025 antara Sudan vs Burkina Faso di Group E berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Timnas Burkina Faso pada Rabu (31/12) di Stade Mohammed V.
Sudan menjaga asa lolos ke fase gugur Piala Afrika 2025 setelah menang tipis 1-0 atas Guinea Ekuatorial.
Riyad Mahrez mencetak dua gol dan membawa Timnas Aljazair menang atas Sudan pada laga pertama Piala Afrika 2025. Laga Aljazair vs Sudan berakhir dengan skor 3-0.
PAPAN reklame digital berukuran raksasa yang menyoroti dugaan peran Uni Emirat Arab (UEA) dalam perang Sudan kini terpampang mencolok di pusat Kota London, Inggris.
TAK jauh dari Stadion Tottenham Hotspur yang megah di London utara, berdiri blok apartemen yang tampak biasa saja.
RATUSAN mantan tentara Kolombia direkrut ke Sudan dengan iming-iming gaji besar dan pekerjaan aman di Uni Emirat Arab (UEA).
Bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Kajen dan Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) menyalurkan sejumlah paket bantuan seperti selimut, sandal jepit, kebutuhan alat mandi hingga obat-obatan pada korban bencana longsor di Pemalang.
Menyikapi kondisi tersebut, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk kepedulian.
Total nilai bantuan sebesar Rp295.499.850 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved