Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
ADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau ada dua siklon tropis yang berpengaruh pada cuaca di sejumlah wilayah Indonesia. Pertama, Siklon Tropis Megan di Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum 60 knots dan tekanan udara minimum 978 hPa bergerak ke arah selatan-barat daya.
"Diperkirakan kecepatan angin maksimum siklon tropis megan akan meningkat dalam 24 jam ke depan ke kategori tiga. Siklon tropis megan berkerak ke arah selatan-barat daya menjauhi Indonesia," ungkap BMKG, Minggu (17/3).
Adapun, siklon tropis megan akan berdampak secara tidak langsung terhadap cuaca di sejumlah wilayah. Di antaranya hujan sedang hinggal lebat di wilayah Jawa Timur, Bali, NTT, Maluku dan Papua. Selain itu, angin kencang 25 knots akan ada di wilayah Jawa Timur, Bali, Maluku, dan Papua.
Baca juga : Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah di NTT, Waspada Bencana Hidrometeorologi
Kedua, bibit siklon tropis 91S terpantau di Samudra Hindia bagian tenggara, selatan Bali, dengan kecepatan angin maksimum 25-30 knots dan tekanan udara minimum 1000 hPa bergerak ke arah barat-barat laut.
"Bibit siklon 91S untuk menjadi siklon tropis dalam waktu 24 jam ke depan pada kategori rendah dan bergerak ke arah barat-barat daya," ucapnya.
Bibit siklon tripis akan berdampak pada gelombang laut tinggi 1,25 sampai 2,5 meter di sejumlah perairan. Di antaranya perairan barat Lampung, Selatan Sunda, perairan utara Pulau Jawa tengah hingga Jawa Timur, laut Bali, laut Sumbawa, hingga laut Flores.
"Hati-hati beraktivitas di luar rumah dan selalu perbaharui informasi terkait cuaca, iklim, kualitas udara, gempa bumi, tsunami selengkapnya dapat diakses di www.bmkg.go.id atau di aplikasi info BMKG," pungkas BMKG. (Z-2)
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi awan Cumulonimbus (Cb) di Maros, Sulawesi Selatan, bertepatan dengan peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, Sabtu (17/1).
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved