Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Sosial memberikan berbagai bantuan untuk Ali, warga berusia 37 tahun, yang mengidap cerebral palsy sejak kecil. Penduduk Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, itu selama ini hanya bisa terbaring di lantai karena tidak bisa menggerakkan tubuhnya dan tidak bisa berbicara. Untuk kegiatan sehari-hari, Ali dibantu kedua orangtuanya, Rusli dan Fatimah.
“Untuk kebutuhan makan dan memandikan Ali, saya bergantian dengan istri. Sesekali Ali kami dudukan atau sandarkan supaya tidak bosan,” kata Rusli.
Ali semula lahir dengan normal. Namun saat usia enam bulan, tubuhnya mengalami kejang dan demam. Saat usia Ali menginjak usia 9 bulan, kondisi tersebut semakin sering terjadi. Kemudian Ali mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya, tidak bisa menggerakan tubuhnya serta tidak dapat berbicara hingga sekarang.
Baca juga : Kemensos Tambah Bantuan untuk Korban Banjir di Demak
Mengetahui hal tersebut, Kementerian Sosial melalui Sentra Budi Perkasa memberikan perhatian dan berbagai bantuan bagi Ali dan keluarganya. Ali dibawa ke RSUD Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin untuk menjalani pemeriksaan, perawatan dan penanganan lanjutan. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Ali didiagnosis mengalami kondisi pengecilan otak hingga kemunduran fungsi otak serta penurunan syaraf motorik.
“Ali sudah ditangani dengan pemberian obat kejang untuk tiga tahun ke depan, dengan konsumsi rutin dan teratur. Selain itu terhadap M Ali akan dilakukan kontrol medis dan terapi fisioterapi yang direncanakan diterapkan secara berkala di RSUD Sekayu,” ucap Nursaenah selaku dokter RSUD Sekayu.
Tidak hanya itu, Fatimah juga menerima dukungan kewirausahaan berupa warung sembako dan makanan ringan. Kemensos akan terus berkomitmen untuk memantau M. Ali serta mendukung perkembangan usaha Ibu Fatimah agar dapat menghadapi tantangan ini dengan lebih baik. (Z-11)
Tahun ini, Beacon Academy berkolaborasi dengan Yayasan Pasien Anak Indonesia untuk mendukung tujuh anak berusia 2 hingga 6 tahun yang hidup dengan kondisi cerebral palsy dan epilepsi.
Rumah Sakit Rosie di Cambridge tengah menguji teknologi revolusioner yang menggabungkan cahaya dan ultrasonik untuk memantau aktivitas otak bayi.
Cerebral palsy adalah gangguan permanen pada gerakan, postur, dan koordinasi yang disebabkan oleh kerusakan atau perkembangan otak yang tidak normal pada masa janin atau persalinan.
Gejala yang bisa dijadikan patokan untuk deteksi dini ialah jika hingga usia bayi 18 bulan (1,5 tahun) belum bisa menegakkan kepala (head lag)
Setelah dikurasi menjadi lebih kompetitif, tersisa satu ide film terbaik berjudul “Pintu Inklusi” yang disutradarai Ineu Rahmawati.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Inisiatif ini mempertegas komitmen platform dalam melibatkan orangtua secara langsung untuk menyusun kebijakan dan pengembangan Roblox di masa depan.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Anak tengah memiliki risiko lebih besar merasa diperlakukan berbeda dibandingkan saudara sulung maupun bungsu.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Adil tidak berarti memberikan perlakuan yang identik kepada setiap anak, melainkan harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved