Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITMEN terhadap tanggung jawab sosial tidak harus menunggu dewasa. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis pendidikan karakter, Beacon Academy kembali menyelenggarakan “Love and Kindness Day 2026” pada Jumat (13/2) pukul 09.00 WIB di sekolah Beacon Academy, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mengusung tema “Small Act, Big Impact”, kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif sosial tahunan sekolah yang mengintegrasikan pembelajaran dengan aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat.
Tahun ini, Beacon Academy berkolaborasi dengan Yayasan Pasien Anak Indonesia untuk mendukung tujuh anak berusia 2 hingga 6 tahun yang hidup dengan kondisi cerebral palsy dan epilepsi. Dukungan diwujudkan melalui pengadaan stroller khusus sesuai kebutuhan medis masing-masing anak, serta pengumpulan kebutuhan harian seperti popok, susu, dan perlengkapan medis lainnya melalui kolaborasi antara orang tua dan siswa.
Program ini melibatkan siswa preschool bersama orang tua dalam skema pelayanan masyarakat yang dirancang sebagai pembelajaran berbasis empati dan kolaborasi. Melalui pendekatan ini, nilai tanggung jawab sosial tidak hanya diajarkan, tetapi dipraktikkan secara langsung.
Academic Advisor Beacon Academy, Arvind Chalasani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang sekolah dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial. “Sebagai institusi pendidikan, kami memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter siswa sejak dini. Program ini adalah bagian dari komitmen CSR Beacon Academy dalam menanamkan nilai empati, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Kami percaya aksi kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menciptakan dampak sosial yang nyata,” ujar Arvind.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan orang tua menjadi kekuatan utama dalam memastikan nilai-nilai tersebut tumbuh secara berkelanjutan di lingkungan keluarga maupun sekolah. Perwakilan orang tua siswa preschool Beacon Academy, Febriana Mustika, menyampaikan bahwa kolaborasi ini memberikan pengalaman bermakna bagi anak dan keluarga. “Kami melihat langsung bagaimana anak-anak belajar memahami kondisi teman sebaya mereka dan ingin membantu. Ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi pembelajaran kehidupan yang sangat berharga bagi kami sebagai orang tua,” ungkap Febriana.
Melalui program CSR berbasis pendidikan ini, Beacon Academy berharap dapat menginspirasi lebih banyak institusi pendidikan dan masyarakat luas untuk turut mengambil peran aktif dalam mendukung anak-anak dengan kebutuhan khusus di Indonesia.
Rumah Sakit Rosie di Cambridge tengah menguji teknologi revolusioner yang menggabungkan cahaya dan ultrasonik untuk memantau aktivitas otak bayi.
Cerebral palsy adalah gangguan permanen pada gerakan, postur, dan koordinasi yang disebabkan oleh kerusakan atau perkembangan otak yang tidak normal pada masa janin atau persalinan.
Gejala yang bisa dijadikan patokan untuk deteksi dini ialah jika hingga usia bayi 18 bulan (1,5 tahun) belum bisa menegakkan kepala (head lag)
Kementerian Sosial memberikan berbagai bantuan untuk Ali, warga berusia 37 tahun, yang mengidap cerebral palsy sejak kecil.
Setelah dikurasi menjadi lebih kompetitif, tersisa satu ide film terbaik berjudul “Pintu Inklusi” yang disutradarai Ineu Rahmawati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved