Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Nayaka Era Husada sukses meraih sertifikat akreditasi paripurna dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia untuk 55 kliniknya yang tersebar di berbagai wilayah pulau Jawa, Sumatra dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Akreditas tersebut didapat melalui survei akreditasi klinik selama 6 bulan sejak Juni hingga Desember 2023 dan dilaksanakan oleh 5 Lembaga Penyelenggara Akreditasi yakni KMKP, LAFKESPRI, LASKESI, LMN dan LAPKLIN.
Diketahui PT Nayaka Era Husada merupakan anak perusahaan dari Dana Pensiun Karyawan (DPK) BPJS Ketenagakerjaan yang bertugas sebagai penyelenggara Program Jaminan Pelayanan Kesehatan Masyarakat serta sebagai pengelola klinik layanan kesehatan. Akreditas ini telah sesuai dengan Permenkes/PMK Nomor 34 tahun 2022 serta Keputusan Menteri/KMK No 1983 Tahun 2022 yang mewajibkan kepada setiap fasilitas Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi untuk memenuhi standar Akreditasi yang ditetapkan Pemerintah.
Direktur Utama PT Nayaka Era Husada Bambang Wahyudiono dalam Rapat Kerja Pimpinan di Semarang pada Rabu (24/1), menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pencapaian Akreditasi Paripurna ini kepada seluruh Branch Manager wilayah DKI, Bekasi, Cirebon, Cimahi, Semarang, Surabaya, Malang, Palembang dan Pekanbaru.
Baca juga : Jamsostek Jadi Salah Satu Jurus Jitu Pemkab Jember Tahan Laju Inflasi
“Saya ucapkan selamat dan tentu saja ini harapan kita bersama, kepada seluruh Branch Manager, serta seluruh Dokter Penanggung Jawab Klinik dan Tim Paramedis atas upaya yang telah dilakukan untuk mewujudkan standar layanan kesehatan paripurna yang bermutu, berkualitas, bertata Kelola baik serta aman bagi pelayanan kesehatan seluruh peserta program BPJS Kesehatan, Asuransi Mandiri dan Umum,” ucap Bambang.
Dirinya menambahkan, tujuan dilakukannya akreditasi ini adalah untuk meningkatkan mutu kerja dengan perbaikan berkelanjutan pada sistem penyelenggaraan pelayanan klinis sesuai standar akreditasi klinik, yakni meliputi tata kelola klinik, peningkatan mutu dan kesehatan pasien serta penyelenggaraan kesehatan perorangan.
Sejalan dengan itu, Direktur Tri Candra Kartika mengatakan bahwa PT Nayaka Era Husada terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang selama ini telah pihaknya kerjakan, pengembangan dan ekspansi ke depan juga telah disiapkan guna memberikan kemudahan layanan bagi seluruh peserta.
“Kami sebagai penyelenggara program pelayanan kesehatan masyarakat terus mengembangkan ekspansi bisnis layanan melalui Program Managed Care, Third Party Administration (TPA), Administrative Service Only (ASO), In House Clinic dan Medical Check Up (MCU) yang saat ini telah bekerjasama dengan berbagai perusahaan asuransi kesehatan dan perusahaan peserta program kesehatan karyawan dengan manfaat tambahan lebih baik, kesemuanya untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh peserta kami,” tutup Tri Candra Kartika. (RO/S-3)
Meski secara konsisten masuk dalam jajaran sepuluh besar setiap tahunnya, ini adalah kali pertama Bali menempati posisi puncak dalam sejarah penilaian TripAdvisor.
Indonesia Rising Stars Award adalah panggung penghargaan bagi organisasi serta individu yang berkontribusi membangun masa depan Indonesia di berbagai sektor.
Asia Property Awards Grand Final tahun ini menghadirkan lebih dari 90 kategori penghargaan untuk merayakan 'Best in Asia'.
Mengawali tahun 2026 dengan prestasi membanggakan, Truntum Cihampelas Bandung berhasil meraih peringkat Top 5 Hotel Terbaik di Bandung versi Tripadvisor
Menutup 2025, PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih apresiasi penting dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
Di tengah meningkatnya integrasi ekonomi Asia Tenggara, peran sektor swasta dalam mendorong konektivitas dan pertumbuhan lintas sektor kian terlihat.
Muhadjir Effendy mengatakan iuran tambahan wajib untuk pensiun akan terlalu berat saat ini bagi karyawan.
RENCANA pemerintah yang akan kembali memotong gaji pekerja untuk dana pensiun, ditentang oleh Serikat buruh di Jawa Barat (Jabar).
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) melalui survei angkatan kerja nasional (Sakernas), jumlah angkatan kerja mencapai 142 juta per Februari 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved