Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah menyebut bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) yang Indonesia miliki masih banyak menghadapi tantangan terkait rekrutmen, produktivitas, pengupahan, dan jaminan sosial.
"Banyak hal yang terkait SDM, terkait dengan supply pendidikan maupun pelatihan yang masih kita rasakan belum terjadi link and match, masih terjadi miss match," katanya pada Rabu (31/1).
Link and match, lanjut Ida, adalah persoalan klasik yang terus hadir dalam dunia ketenagakerjaan. Menurutnya, link and match tidak hanya dari sisi kualitas lulusan lembaga pendidikan maupun pelatihan, tetapi harus dilakukan analisa secara komprehensif. Dari sisi kualitas pendidikan dan pelatihan Indonesia, ia mengatakan belum merata di seluruh Indonesia.
Baca juga : Pendidikan Vokasi Harus Mampu Sambut Bonus Demografi
"Ada perbedaan kualitas yang disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari dari tenaga pengajar atau instruktur atau pelatihnya, dari sisi jumlahnya, dari sisi kompetensinya, kemudian ini juga masih kita dapati dari sisi sarana dan prasarana yang bisa kita katakan belum memadai. Kemudian kita melihat dari sisi geografis ini kadang-kadang menjadi penghambat seseorang untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang berkualitas," jelas Ida.
Hal tersebut, ujarnya, berujung pada ketidaksesuaian antara lulusan pendidikan atau pelatihan vokasi dengan ekspektasi para pengusaha dan membuat tingkat pengangguran menjadi naik.
"Jadi dalam hal ini output dari pendidikan dan pelatihan vokasi dirasakan betul oleh teman-teman pengusaha. Tapi dari sisi kami Kemnaker, kami sangat merasakan karena itu akan menambah tingkat pengangguran terbuka," tandasnya.
Baca juga : HUT ke-72, APINDO Luncurkan Gerakan 1.000 Pengusaha Mengajar
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Agustus 2023 menunjukkan bahwa pengangguran tertinggi terdapat pada kelompok usia muda.
"Jadi kontribusinya itu 15-19 tahun 25,7%, sementara usia 20-24 tahun kontribusi 16,85%. 42,62% pengangguran kita disumbangkan dari usia muda," ujarnya. (Z-6)
Rentetan kasus korupsi yang melibatkan jaksa menunjukkan bahwa mekanisme yang seharusnya menjadi benteng hukum justru mengalami kebocoran dari dalam.
Di tengah dinamika pasar tenaga kerja yang terus berubah, posisi sales ternyata masih menjadi primadona di dunia rekrutmen.
PT PLN menyebut Rekrutmen Umum PLN Group 2025 menjadi bagian dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk mengawal transisi energi di Indonesia.
PT PLN (Persero) kembali membuka Rekrutmen Umum PLN Group 2025 bagi putra-putri terbaik bangsa.
PT PLN (Persero) mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Rekrutmen PLN Group 2025.
Rekrutmen Nasional PT PLN (Persero) Group 2025 langsung mendapat sambutan luar biasa. Pada hari pertama pendaftaran, 1 Oktober 2025, jumlah pelamar menembus 20 ribu orang.
Sepanjang 2025, AI tidak hanya mengubah cara manusia bekerja dan berbisnis, tetapi juga melahirkan puluhan miliarder baru di dunia teknologi.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap mempertahankan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta yang telah ditetapkan.
UPAH minimum provinsi atau UMP DKI 2026 akan diumumkan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hari ini (24/12). Ia menegaskan bahwa kenaikan UMP DKI 2026 dapat diterima banyak pihak
Mukota bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang strategis untuk menyiapkan kepemimpinan dunia usaha yang visioner dan relevan dengan tantangan global.
Kylie Jenner mengungkapkan bahwa ia menjalani terapi sel punca untuk menangani sakit punggung yang tak kunjung reda sejak melahirkan anak bungsunya.
Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DK Jakarta, Uchy Hardiman mendukung pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved