Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR dermatologi dari Amerika Serikat, Muneeb Shah, menyarankan orang-orang mengoleskan pelembap pada kulit mereka setidaknya lima menit setelah mandi.
"Gunakan pelembap lima menit setelah mandi. Penelitian menunjukkan pelembap yang dipakai saat kulit masih lembap, lebih menyerap," ujar Shah, dikutip Senin (29/1).
Dia merekomendasikan orang-orang memilih pelembap yang mengandung ceramide karena berperan penting untuk skin barrier atau lapisan pelindung kulit.
Baca juga: Tidak Merokok Tapi Bibir Hitam? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Ceramide merupakan senyawa lemak yang melakukan berbagai fungsi dalam tubuh salah satunya menjaga pelindung kulit tetap utuh dan sehat.
Ceramide dikatakan sebagai kunci kesehatan kulit. Kadar ceramide yang lebih rendah dikaitkan dengan kondisi kulit seperti jerawat dan eksim.
Paparan sinar matahari, iklim yang keras, dan usia dapat memengaruhi kadar ceramide dan dapat mengganggu fungsi pelindung kulit sehingga menyebabkan kulit kering.
Baca juga: Ingin Kulit Selalu Sehat? Ini Cara Pakai Pelembap yang Tepat
Lebih lanjut tentang pelembap, Shah, juga menyarankan masyarakat memilih produk tanpa pewangi, kendati dia mengakui produk dengan pewangi lebih baik aromanya.
"Usahakan pakai produk no fragrance (tanpa pewangi). Aku tahu aromanya enak, tapi, jika Anda mau merawat skin barrier hindari produk pelembap dengan pewangi," ujar dia.
Kemudian, bagi pemilik kulit kering, dia merekomendasikan pelembap dengan tekstur krim, sementara untuk mereka dengan kulit berminyak sebaiknya memilih pelembap yang teksturnya gel, juga dengan niacinamide
Selain pelembap, Shah juga menyarankan orang-orang mandi dengan air hangat alih-alih menggunakan air panas.
Dalam kesempatan itu, Medical Director L'Oreal Dermatological Beauty Indonesia Hansen Gandhi mengatakan pentingnya menjaga kelembapan kulit salah satunya dengan menggunakan pelembap, khususnya bagi mereka yang sering mandi dengan air hangat dan berada di ruangan berpendingin.
Kalau mandinya air hangat terus, tidur berada ruangan berpendingin udara itu sangat baik mulai melembapkan (kulit). AC membuat kulit menjadi kering. Jadi, gunakan pelembap agar skin barrier lebih baik," pungkas Gandhi. (Ant/Z-1)
Memiliki kulit yang sehat, bercahaya, dan terawat menjadi impian banyak orang.
Para pengungsi kini dihantui risiko penyakit kulit akibat kondisi lingkungan yang lembap, kurang higienis, dan hunian yang padat.
Salah satu kesalahan mendasar masyarakat adalah hanya berfokus pada perawatan batang rambut.
Masalah kesehatan yang timbul di pengungsian sangat erat kaitannya dengan faktor higiene.
Glukomanan (serat pangan) dari umbi porang berhasil diolah sebagai bahan alami untuk bahan dasar kosmetik perlindungan kulit (skin protector).
Penggunaan hidrokuinon melampaui kebutuhan bisa menimbulkan efek samping berupa ochronosis, penumpukan asam di bawah kulit yang menyebabkan munculnya flek hitam pada kulit.
Memandikan anak yang terkena cacar air bertujuan agar kulit tetap bersih dan sehat. Langkah ini efektif untuk mencegah timbulnya biang keringat.
Kulit manusia memiliki lapisan pelindung alami kulit (skin barrier) dan lapisan minyak alami (sebum) yang berfungsi menjaga kelembapan dan melindungi dari iritasi.
Terlalu sering mandi justru bisa berdampak kurang baik bagi kulit.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, menegaskan bahwa mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem
Mandi secara teratur penting untuk menjaga kebersihan, kesehatan kulit, dan kenyamanan tubuh, sekaligus mencegah penyakit.
Salah satu penyebab anak tantrum tidak mau berhenti saat mandi adalah instruksi orangtua yang tidak spesifik yang terkadang terkesan sepihak sehingga memicu perdebatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved