Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Tanah Air bakal dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam sepekan ke depan. masyarakat pun diminta waspada terhadap situasi cuaca buruk tersebut.
“BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk waspada terhadap potensi hujan yang disertai kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan ke depan,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui keterangan resmi, Senin (29/1).
Ia menjelaskan kondisi tersebut dipicu oleh adanya aktivitas Monsun Asia yang disertai potensi seruakan dingin. Itu akhirnya membuat massa udara basah meningkat di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator.
Baca juga: BMKG Prediksi Sebagian Wilayah Indonesia Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem hingga Awal Februari
Lalu masih aktifnya gelombang ekuator Rossby dan Kelvin di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah turut memicu pembentukan awan hujan.
“Selain itu, terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di selatan ekuator sebagai dampak dari penguatan angin Monsun Asia,” kata dia.
Adapun, daerah yang berpotensi hujan sedang sampai lebat meliputi Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali.
Baca juga: Waspada Banjir Rob di Pesisir Wilayah Indonesia
Selain itu, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.
Di samping itu, BMKG juga mencatat adanya potensi rob di beberapa wilayah. Yakni pesisi Kalimantan Barat pada 29 Januari 2024 dan pesisir Maluku Utara pada 29-20 Januari 2024.
Guswanto mengimbau, khusus untuk daerah bertopografi curam,bergunung,tebing atau rawan longsor dan banjir untuj tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang dan berkurangnya jarak pandang.
“Selalu ikuti update informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca secara real-time hingga level kecamatan melalui apps @InfoBMKG dan website https://bmkg.go.id,” tandasnya. (Z-11)
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG mendeteksi keberadaan Siklon Tropis Nokaen dan bibit siklon tropis 96s yang memicu peningkatan curah hujan serta gelombang laut tinggi dalam 24 jam ke depan.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved