Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PEJABAT Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan terkait potensi banjir rob yang akan mengancam sejumlah wilayah, terutama di pesisir pantai, pada rentang waktu 24-30 Januari 2024.
Peringatan yang dikeluarkan melalui Instagram @ppid_bmkg itu dipicu fenomena fase Bulan Purnama, yang berpotensi menyebabkan peningkatan pasang air laut maksimum.
Banjir rob, yang merupakan dampak dari fase Bulan Purnama, memiliki potensi untuk meningkatkan ketinggian pasang air laut secara signifikan. Berdasarkan pemantauan data tinggi permukaan air dan prediksi pasang surut yang disediakan BMKG, wilayah-wilayah berikut ini mungkin akan menghadapi risiko banjir rob:
Baca juga: Banjir Rob di Pesisir Jakarta pada 21-27 Januari 2024 Ancam Wilayah Ini
Banjir rob ini diperkirakan akan berdampak serius pada berbagai sektor, termasuk aktivitas pelabuhan, pemukiman di pesisir, serta tambak garam dan perikanan darat.
Baca juga: Sebagian Wilayah Jawa Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan
Ancaman terhadap keseimbangan lingkungan dan ekonomi lokal membutuhkan langkah-langkah pencegahan dan mitigasi yang cermat dari pihak berwenang dan masyarakat setempat. Kesadaran akan risiko ini penting untuk meminimalkan dampak yang mungkin timbul selama periode yang diingatkan oleh BMKG. (Z-3)
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
BMKG: cuaca ekstrem berpotensi di 24 daerah di akhir pekan ini terutama di daerah Pantura dan Jawa Tengah bagian tengah.
BPBD DKI Jakarta juga meminta masyarakat untuk secara aktif memantau perkembangan informasi kondisi gelombang dan pasang air laut melalui laman resmi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir Pantai Utara Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob.
Selain akibat naiknya permukaan air laut, banjir rob di di wilayah tersebut juga terjadi akibat curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem.
Bahaya yang mengintai tidak hanya air laut, tapi juga dampak ikutan seperti angin puting beliung.
Upaya menjaga ekosistem pesisir dan laut terus digencarkan lewat Gerakan Penanaman Mangrove Serentak Mageri Segoro 2025, yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Geografi yang unik menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pengelola salah satu ekosistem terpenting di bumi, tetapi juga sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim.
Masyarakat yang tinggal di pesisir Kota Cirebon, Jawa Barat, diminta mewaspadai potensi rob beberapa hari ke depan.
Tanaman tersebut tidak hanya berupa tanaman hias. Terdapat pula tanaman yang memiliki nilai tambah secara ekonomi dengan media hidroponik.
Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menanam lebih dari 50.000 pohon mangrove di 14 lokasi berbeda secara serentak.
Para pengurus HAPPI yang baru saja dilantik diharapkan berperan dan ambil bagian dalam kebijakan pembangunan kelautan dan kemaritiman Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved