Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGONSUMSI nasi atau beras merah saat ini dianggap menjadi sebuah solusi saat menjalani gaya hidup sehat. Nasi merah dinilai memiliki manfaat bagi kesehatan karena lebih kaya serat, rendah gula, dan juga kalori dibandingkan dengan nasi putih.
Namun, sebagian orang sering mengeluhkan tekstur beras merah yang terasa keras hingga kurang nikmat jika disantap sehingga tidak jarang, mencampurkan beras merah dan beras putih sering menjadi pilihan dalam sekali memasak.
Seorang petani wirausaha dan peneliti lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Ali Zum Mashar mengatakan memasak dan mengonsumsi beras merah dicampur beras putih bisa menghilangkan sebagian manfaat dari beras merah itu sendiri.
Baca juga: Tips Mengolah Beras Merah Agar Menghasilkan Nasi yang Pulen
"Nasi putih karbohidratnya dan gulanya tinggi. Tujuan makan beras merah kan untuk menghindari kandungan gula yang tinggi, kalau dicampur sebaiknya jangan karena bisa mengurangi manfaatnya. Justru akan lebih baik jika beras merah murni yang dikonsumsi," kata Ali, dikutip Rabu (17/1).
Saat menjalani gaya hidup sehat atau menurunkan berat badan sekali pun, Ali mengimbau untuk tidak mencampur beras merah dan beras putih agar kandungan nutrisinya tetap terjaga.
Sudah banyak penelitian juga yang mengatakan, nasi merah memiliki kandungan kalori rendah, tapi tinggi akan protein, serat dan vitamin yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
Baca juga: Pasien Diabetes Ternyata Masih Boleh Makan Nasi Merah Atau Putih
Tetapi ketika keduanya dicampur, kemungkinan karbohidrat dan gula yang dikonsumsi tetap saja tinggi, sehingga manfaatnya tidak optimal bagi tubuh.
"Khususnya bagi orang diabetes dan obesitas. Makan nasi putih cukup disarankan demi menjaga kadar gula di dalam tubuh," jelas Ali. (Ant/Z-1)
Menginjak usia 36 tahun, aktor dan komika Kemal Palevi mulai memprioritaskan gaya hidup sehat, terutama dalam memilih asupan kafein.
Ilmuwan mengungkap rumus usia panjang bukan dari cara instan, melainkan kebiasaan konsisten seperti aktivitas fisik, pola makan sehat, dan menjaga kesehatan usus.
Ginjal bisa rusak tanpa gejala awal. Simak 8 kebiasaan sehari-hari yang diam-diam merusak fungsi ginjal menurut pakar kesehatan.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Simak tips mudah menjaga kesehatan jantung, guna cegah dari berbagai penyakit serius.
GELARAN Maybank Cycling Series (MCS) Il Festino 2025 di Yogyakarta resmi ditutup.
Nasi sering disalahkan sebagai penyebab naiknya berat badan dan gula darah. Padahal, jika dikonsumsi dengan bijak, nasi tetap bisa menjadi bagian dari pola hidup sehat. Simak faktanya.
Minuman manis seperti soda atau teh kemasan mengandung gula tambahan dalam jumlah besar yang langsung meningkatkan kadar gula darah tanpa memberikan manfaat gizi.
YLKI menegaskan minuman manis memiliki risiko lebih tinggi untuk menyebabkan diabetes tipe 2 dan obesitas dan berpengaruh pada resistensi insulin jika dibandingkan dengan nasi putih.
Selain rendah kalori, nasi dari beras shirataki kaya serat sehingga dapat mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Bagi penderita diabetes yang ingin mengonsumsi nasi putih, Cindy menyarankan untuk mengombinasikannya dengan lauk pauk dan sayur untuk menurunkan indeks glikemik.
Penderita diabetes masih diperkenankan makan nasi putih, tetapi dalam porsi yang disesuaikan dengan kebutuhan energi tubuh, terutama bagi mereka yang rutin berolahraga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved