Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menjelaskan perluasan cakupan imunisasi untuk mencegah virus polio menyebar luas.
Munculnya kembali kejadian polio yang terjadi di Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan bom waktu yang meledak pada saat cakupan imunisasi menurun.
"Jadi sebetulnya kita pelajari pertama di Aceh memang tidak ada jalan lain selain meninggikan cakupan imunisasi," kata Piprim, Senin (8/1).
Baca juga : Sub PIN Polio akan Digelar Serentak 15 Januari 2024
Sehingga Bagaimana pemerintah pusat, daerah, media, hingga tingkat masyarakat bisa saling mengedukasi masyarakat supaya keraguan terhadap imunisasi bisa diminimalkan.
"Coba kita bayangkan seandainya itu anak kita bagaimana dia ingin menjadi pemain bola misalkan bagaimana dia mau bisa berlari normal kalau kakinya lumpuh layu kecil sebelah maka ini sangat merugikan potensi generasi emas ya di tahun 2045," ungkapnya.
Padahal imunisasi adalah hak dasar anak yang perlu diberikan kepada anak-anak. Bahkan secara scientific sudah terbukti ratusan tahun dari imunisasi bahkan Indonesia pernah dinyatakan bebas polio di 2014 tapi sayang sekali predikat itu gagal diraih kembali.
"Mungkin akibat dampak pandemi dan pascapandemi ini belum lagi recovery mungkin edukasi melalui media massa atau media sosial sangat diperlukan untuk kembali meningkatkan kepercayaan masyarakat kita terhadap imunisasi," pungkasnya. (Z-4)
Hal itu terjadi karena pemerintah Indonesia melaporkan adanya kasus Vaksin Derived Polio Virus (VDPV).
SEBANYAK 252 calon jemaah haji (Calhaj) Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung (Babel), menjalani vaksin meningitis dan polio di sejumlah puskesmas.
ISRAEL memblokade masuknya vaksin polio ke Jalur Gaza, Palestina. Ini membuat keselamatan lebih dari 600.000 anak Palestina terancam.
Pada 12 April 1955, dunia menyaksikan tonggak sejarah dalam bidang kesehatan dengan pengumuman vaksin polio yang dikembangkan oleh Dr. Jonas Salk.
WHO berencana memulai putaran kedua vaksinasi polio untuk ratusan ribu anak-anak di Gaza pada 14 Oktober 2024.
Dengan situasi KLB Polio yang saat ini sedang terjadi, dibutuhkan pemberian 2 dosis imunisasi tambahan polio tetes melalui kegiatan Pekan Imunisasi Nasional (PIN).
Vaksin seperti RSV, hepatitis A, hepatitis B, dengue, serta meningokokus diberikan berdasarkan risiko tertentu.
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
Pemerintah memperluas imunisasi heksavalen melalui penguatan Program Imunisasi Nasional. Imunisasi terbukti efektif melindungi anak dari penyakit menular berbahaya.
Para orangtua diingatkan untuk mewaspadai penyakit umum selama masa liburan dengan melengkapi imunisasi, terutama penyakit respiratori.
Imunisasi dengan Palivizumab direkomendasikan oleh IDAI untuk mencegah bayi yang lahir prematur mengalami penurunan kesehatan karena infeksi RSV.
IDAI juga menekankan bahwa Imunisasi adalah salah satu intervensi kesehatan yang paling ‘cost-effective’ dan telah menyelamatkan jutaan nyawa anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved