Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR kesehatan anak dari Unit Kerja Koordinasi Gastrohepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Ariani Dewi Widodo mengingatkan cairan berbahaya, seperti minyak tanah, tidak boleh disimpan dalam botol air mineral karena berisiko terminum anak.
"Cairan berbahaya tidak boleh ditempatkan di botol air mineral, paling sering itu air aki dan minyak tanah karena hati-hati sekali minyak tanah itu warnanya sama dengan air," kata Ariani, dikutip Minggu (10/12)
Selain minyak tanah, benda cair yang juga dikatakan berbahaya termasuk soda api, deterjen, pembersih lantai, sabun cuci piring, sabun cuci tangan, dan benda-benda lain dengan sifat asam dan basa.
Baca juga: Pola Asuh Buruk Salah Satu Penyebab Terjadinya Perundungan
Ariani menjelaskan, benda cair dengan sifat asam seperti air aki akan menyebabkan perih begitu terkena jaringan, sehingga biasanya begitu tertelan, anak akan langsung berteriak kesakitan.
Sementara itu, cairan basa dikatakan lebih berbahaya karena tidak cepat terasa efeknya begitu tertelan dalam volume tertentu, misalnya sabun cuci piring. Tetapi, begitu cairan berkontak dengan jaringan maka menyebabkan kerusakan jaringan yang parah dan ini tidak terdeteksi pada detik-detik pertama.
"Setelah cairan tidak bersentuhan lagi dengan jaringan, kerusakan masih terus berjalan. Karena itu hati-hati sekali dengan cairan yang sifatnya basa," saran Ariani.
Baca juga: Ayah Pembunuh 4 Anak di Jagakarsa belum Ditahan
Ariani mengingatkan, bukan hanya botol air mineral, cairan berbahaya juga jangan ditaruh dalam semua botol minuman seperti botol jus dan botol air ion.
"Kadang-kadang kalau kita bilang botol air mineral yang kenal kita, bayi-bayi tidak tahu itu minuman atau bukan. Kalau cairan berwarna, anak-anak kecil mungkin akan tertarik lalu minum," ujar dia.
Kemudian, meskipun ada di wadah seharusnya, orangtua disarankan tidak menempatkan cairan berbahaya di bawah atau lokasi yang terjangkau anak seperti di lemari bawah wastafel. Alih-alih sana, simpanlah cairan itu di lemari yang tinggi dan dikunci. (Ant/Z-1)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved