Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA dan Kanada merupakan dua negara yang memiliki kesamaan dalam hal entrepreneurial state, terutama sebagai anggota G20. Indonesia bahkan tengah gencar mencetak wirausaha unggul dan inovatif untuk bisa menjadi negara maju.
Dengan kesamaan sebagai entrepreneurial state, program studi Hubungan Internasional (HI) Fisip Universitas Nasional (Unas) bekerja sama dengan Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) menyelenggarakan public lecture (kuliah umum) bertema Canada and Indonesia as entrepreneurial states: The G20 and beyond, di Unas, Jakarta.
Baca juga: Indonesia-Canada CEPA Diharapkan Rampung Akhir 2024
Hadir pembicara asal Kanada yakni, Prof Andrew F Cooper yang merupakan Professor of Balsillie School of International Affairs, University of Waterloo, dengan Dr Irma Indrayani MSi sebagai moderator.
Ketua Program Studi HI Fisip Unas Harry Darmawan S Hum M Si menyampaikan kegiatan public lecture ini merupakan kerja sama antara program studi HI Fisip Unas dan FPCI dengan harapan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas mahasiswa terutama mahasiswa program studi HI.
“Dalam hal ini meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para mahasiswa terkait kekuatan kewirausahaan kedua negara,” ungkap Harry, melalui keterangan tertulis, Minggu (26/11).
Baca juga: Resmi jadi Mitra Strategis ASEAN, Kanada Tawarkan Kerja sama untuk Ketahanan Pangan
Dia menjelaskan ada 8 isu yang dibahas pada public lecture itu antara lain perbedaan dan persamaan kedua negara seperti kondisi demografis, posisi global, sumber daya utama produsen/eksportir mineral, risiko sumber daya, kehutanan, serta kesamaan dunia memandang Indonesia dan Kanada sebagai entrepreneurial states.
Pada kesempatan itu, Prof Andrew menyampaikan model kekuatan menengah kurang cocok membandingkan Indonesia dan Kanada. Hal menarik dalam konteks ini adalah masing-masing memiliki kepentingan nasional serta tujuan berbeda.
"Namun perbedaan itu tidak boleh dibesar-besarkan, lantaran keduanya mendukung ketertiban dan aturan internasional. G20 memberikan ikatan untuk fokus pada ambisi kekuatan menengah jadi kekuatan negara besar, meski diimplementasikan dengan karakteristik nasional berbeda," tutup Andrew. (RO/S-2)
Perkembangan teknologi menghadirkan peluang baru bagi industri, namun juga risiko yang menuntut organisasi untuk lebih adaptif dan inovatif.
KONDISI ekonomi global sepanjang 2025 masih tertekan, dengan proyeksi pertumbuhan dunia hanya 2,8–3,2% berdasarkan laporan International Money Foundation (IMF).
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui inisiatif Bakti BCA Pendidikan menggelar program BCA Berbagi Ilmu (BBI).
Inovasi riset yang dikembangkan Undip di antaranya mesin desalinasi air laut menjadi air siap minum yang saat ini diuji coba bersama BNPB daerah terdampak bencana.
Sikap tegas Presiden Prabowo yang menyebutkan bahwa Indonesia tidak akan mengakui Israel selama Palestina belum merdeka sebagai bangsa dan negara itu sebuah sikap yang benar.
Abdul Mu’ti menekankan Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan cita-cita menjadi bangsa maju pada 2045.
Program Desaku Maju–GERCEP direncanakan berlangsung dalam 58 kelas di 38 desa.
Yayasan Indonesia Setara bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian Perdagangan (DKUKMPP) Kota Cirebon serta Refo menggelar workshop digital marketing.
Data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024 mencatat jumlah wirausaha Indonesia telah mencapai 3,47% dari total penduduk, naik dari 3,21% pada tahun sebelumnya.
Program Kartini Bluebird, wadah pemberdayaan bagi istri dan putri pengemudi Bluebird yang berdiri sejak 2014, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi keluarga
Salah satu Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Widayani Wahyuningtyas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema 'Edukasi kewirausahaan sejak usia dini.
Gus Falah menegaskan, adalah keharusan bagi santri untuk menguasai berbagai bidang, mulai dari teknologi, sains, politik, hingga kewirausahaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved