Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM banyak terjemahan Al-Qur'an pada Surat Qaf ayat 16 diyatakan bahwa Allah subhanahu wa ta'ala lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri. Secara akal, mustahil memahami ayat itu secara hakiki. Namun ada makna kiasan dalam ayat tersebut karena tergolong ayat mutasyabihat.
Bagaimana penjelasan atau tafsir Surat Qaf ayat 16 terkait Allah lebih dekat kepada manusia daripada urat lehernya sendiri? Berikut pemaparan Kiai Asyari Masduki dari LDNU PC Kediri, Jawa Timur.
وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ وَنَعۡلَمُ مَا تُوَسۡوِسُ بِهِۦ نَفۡسُهُۥۖ وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَیۡهِ مِنۡ حَبۡلِ ٱلۡوَرِیدِ
Wa laqad khalaqnal insaana wa na'lamu maa tuwaswisu bihii nafsuh wa naḥnu aqrabu ilaihi min ḥablil-wariid.
Baca juga: Tafsir Al-Baqarah Ayat 186 tentang Takwil Kedekatan Allah
Dan Kami benar-benar telah menciptakan manusia dan Kami mengetahui yang dibisikkan oleh hatinya serta Kami lebih mengetahui manusia daripada manusia itu sendiri.
وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ وَنَعۡلَمُ مَا تُوَسۡوِسُ بِهِۦ نَفۡسُهُ
Dan Kami benar-benar telah menciptakan manusia dan Kami mengetahui yang dibisikkan oleh hatinya.
Baca juga: Tafsir An-Nisa' Ayat 56 tentang Siksa Neraka pada Tubuh
Ayat ini menjelaskan bahwa Allah ialah pencipta manusia. Ini berarti Allah yang telah mengadakan manusia dari tidak ada menjadi ada.
Karena itu, Allah mengetahui keadaan manusia secara terperinci, termasuk segala yang terbersit dalam hati manusia. Allah mengetahui keyakinan yang ada dalam hati manusia, baik berkeyakinan yang lurus maupun kufur.
Baca juga: Tafsir Al-Qashash 88 Menyembah Allah yang tidak Pernah Hancur
Allah mengetahui niat yang ada dalam hati manusia ketika dia beramal kebaikan, baik dengan ikhlas karena Allah atau riya' (untuk mencari pujian manusia).
وَنَحۡنُ أَقۡرَبُ إِلَیۡهِ مِنۡ حَبۡلِ ٱلۡوَرِیدِ
Serta Kami lebih mengetahui manusia daripada manusia itu sendiri.
Tafsir Al-Baqarah Ayat 115: Timur dan Barat Ciptaan Allah
"Ayat ini tergolong sebagai ayat mutasyabihat. Makna zahirnya mengindikasikan seakan-akan Allah bertempat di urat leher manusia," ujar Asyari.
Makna seperti itu bertentangan dengan makna ayat muhkamat yang menegaskan bahwa Allah tidak serupa dengan makhluk, sehingga Dia ada tanpa tempat. Ini tertuang dalam Surat As-Syura ayat 11.
Baca juga: Surat Al-Fatihah, Nama-Namanya, dan Keutamaan
Para ulama menakwilkan ayat di atas dengan أقرب بالعلم atau lebih dekat pada manusia dari segi ilmu/pengetahuan. Jadi, makna ayat di atas, "Kami (Allah) lebih mengetahui tentang diri manusia dari pada manusia itu sendiri."
Makna seperti itu selaras dengan ayat sebelumnya menegaskan bahwa Allah mengetahui semua yang terbersit dalam hati manusia. Manusia mengetahui bahwa pada dirinya ada ruh, tetapi manusia tidak mengetahui hakikat ruh yang ada pada dirinya. Allah mengetahui hakikat ruh manusia, karena Dia yang telah menciptakannya.
Baca juga: Tafsir Surat Al-Mu'minun Ayat 16 tentang Hari Kebangkitan
Manusia mengetahui bahwa dalam dirinya ada piranti-piranti sehingga makanan dan minuman yang dia konsumsi dapat berubah menjadi daging, tulang, darah, dan sisanya dibuang melalui dua jalan (kubul dan dubur). Namun, manusia tidak mengetahui hakikat dari piranti-piranti tersebut dan kinerjanya. Allah mengetahui hakikat dari piranti-piranti tersebut secara rinci, karena Dia yang menciptakannya.
Manusia mengetahui bahwa dirinya memiliki rambut, tetapi dia tidak mengetahui jumlah rambut yang dia miliki. Allah mengetahui jumlah rambut manusia secara rinci, karena Dia yang telah menciptakannya.
Baca juga: Tafsir Surat Ghafir atau Al-Mu'min Ayat 46 tentang Azab Kubur
Ketika manusia berbicara, dia mengetahui bahwa dirinya telah berbicara, tetapi dia tidak mengetahui banyak huruf atau kata yang telah dia ucapkan. Namun, Allah mengetahui jumlah huruf, kata, dan kalimat yang telah diucapkan oleh manusia, karena Allah yang menciptakan perbuatan berbicara pada manusia.
Demikianlah makna dari Allah dekat dengan kita, bahkan lebih dekat daripada urat leher kita sendiri. Maknanya bukan hakiki tetapi kiasan bahwa yang dekat itu ialah ilmu atau pengetahuan atau pengawasan Allah kepada setiap makhluk. Semoga bermanfaat. (Z-2)
Pelajari 20 sifat wajib Allah dan artinya secara lengkap. Pahami makna sifat Allah dengan referensi Al-Qur'an dan hadits shahih.
Sifat-sifat ini menunjukkan kesempurnaan, keagungan, dan keesaan Allah, serta membedakan-Nya dari makhluk.
Ringkas dan jelas tentang 20 sifat wajib Allah dan artinya, dalil ringkas, contoh penerapan dalam akidah, serta cara mudah menghafal untuk pelajar dan umum.
Pelajari 20 sifat wajib Allah lengkap dengan penjelasan dan dalil Al-Qur'an. Pahami sifat-sifat Allah secara mudah dan jelas!
Pelajari 20 sifat wajib Allah beserta arti, makna, dan dalilnya dari Al-Qur'an dan hadits shahih. Pahami sifat Allah secara mudah dan lengkap!
Pelajari 20 Sifat Wajib Allah: Kekuatan, kebijaksanaan, dan keagungan-Nya terungkap. Temukan makna mendalam dan tingkatkan keimanan Anda melalui pemahaman sifat-sifat-Nya.
WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Syafi’i menegaskan bahwa penyempurnaan tafsir Al-Qur’an Kementerian Agama merupakan kebutuhan mendesak umat.
Menag juga menekankan pentingnya kolaborasi antara rasio dan rasa dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an.
Salah satu penyakit usia tua yaitu pikun atau lupa ingatan. Bagaimana Islam memandang tentang pikun? Berikut uraiannya.
Al-Qur'an adalah kitab suci umat Islam yang penuh dengan petunjuk hidup yang tidak hanya relevan pada masa turunnya, tetapi juga untuk seluruh umat manusia
Tafsir Al-Qur'an merupakan penjelasan dan interpretasi dari ayat-ayat Al-Qur'an yang bertujuan untuk memahami makna, konteks, dan hukum yang terkandung di dalamnya.
Tafsir Al-Qur'an merupakan penjelasan dan interpretasi dari ayat-ayat Al-Qur'an yang bertujuan untuk memahami makna, konteks, dan hukum yang terkandung di dalamnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved