Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo punya visi memajukan dan mensejahterakan para atlet, termasuk di dalamnya pelatih, manajemen hingga guru olahraga. Salah satunya dengan memboyong program Sistem Informasi Olahraga Prestasi (Si Sakti). Si Sakti diluncurkan Ganjar saat menjabat gubernur Jawa Tengah.
Ganjar menerangkan bakal membawa program Si Sakti agar ke kancah nasional sehingga bisa diterapkan dalam skala lebih luas, tidak hanya di Jawa Tengah.
Hal itu disampaikan Ganjar saat menyerap aspirasi dari seorang guru olahraga yang ikut dalam silaturahmi Ganjar dengan ribuan masyarakat di Desa Bukit Jaya Kecamatan Sungai Lilin, Kab. Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Baca juga: Pemilih Menyukai Anies Karena Cerdas dan Kinerja Terbukti
"Kalau di Jawa Tengah dulu saya minta ada sistem informasi atlet. Saya kira itu yang bisa direplikasi," kata Ganjar di Senin (6/11).
Ganjar mengungkapkan atlet berbakat yang berprestasi di daerah sulit berkembang ke kancah nasional karena berbagai faktor.
Baca juga: Khofifah dan Pakde Karwo Berikan Dukungan ke Prabowo-Gibran
Oleh karena itu, Ganjar siap memberikan akses agar kepada para atlet daerah agar bisa berlaga di kancah nasional.
"Bagaimana agar atlet-atlet di daerah ini bisa naik kelas dari kampung, provinsi dan nasional. Ternyata mereka butuh akses untuk agar bisa masuk. Maka kita carikan jalan, enta bisa lewat KONI, Kementerian, apakah lewat dinas terkait," ungkap Ganjar.
Selain itu, Ganjar juga berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan dan kesejahteraan guru PAUD.
"Nasib guru yang ada di Paud, kelompok belajar, kelompok bermain begitu. Perhatian ini dibutuhkan oleh para guru dan saya kira saya sangat setuju itu. Sehingga nasib guru juga baik, prestasinya juga baik, anaknya punya karakter, punya ilmu," pungkas Ganjar. (Z-7)
Dirjen Polpum Kemendagri, Akmal Malik mendorong agar rumah ibadah di Indonesia tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
pemerintah perlu refleksi dan berkolaborasi untuk menjamin hak serta memberikan kesejahteraan bagi warga negara. Hal itu ia katakan merespons kasus anak SD yang bunuh diri di NTT.
Abidin juga meminta Kemenag segera membenahi validitas data guru madrasah, baik melalui mekanisme PPPK, ASN, maupun inpassing.
Safaruddin menyoroti perlunya aturan komprehensif yang mampu menjawab perbedaan beban kerja hakim di berbagai wilayah Indonesia.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025
Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan dalam inklusi dan literasi keuangan nasional, termasuk pembentukan dewan baru yang fokus pada kesejahteraan keuangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved