Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Penelitian mengenai dampak mikroplastik di udara terhadap kesehatan perlu digencarkan. Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan ada empat hal yang perlu diteliti mengenai hal itu.
Pertama, apakah ada kemungkinan dampak jangka panjang seperti asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), fibrosis paru, emifesma dan lain sebagainya.
“Lalu bagaimana dampak nano mikroplastik yang dari paru mungkin menyebar melalui peredaran darah. Apakah karena masuk ke peredaran darah dapat menimbulkan dampak pada organ lain selain paru?” tutur Tjandra dalam keterangan resmi, Jumat (6/10).
Selain itu, bagaimana dan berapa lama mekanisme pernapasan membersihkan diri dari polusi mikroplastik itu. Tjandra melanjutkan, mikroplastik di udara telah dilaporkan di berbagai negara seperti Tiongkok, Inggris dan Jepang. Namun, hingga kini Indonesia masih belum memiliki data terkait hal itu.
Ia membeberkan bahwa mikroplastik merupakan bagian dari polusi, baik di air, yang dapat terminum atau termakan maupun di udara yang dapat terhirup masuk ke saluran napas dan paru.
“Data ilmiah jelas menunjukkan ditemukannya mikroplastik pada dahak dan bahkan jaringan paru manusia. Ini karena ukuran partikelnya kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam paru-paru,” beber dia.
Ia menjabarkan, bentuk dan konsentrasi pencemaran udara akibat mikroplastik dapat dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat, aktivitas antorpogenik dan situasi meterologi setempat.
“Harus diakui bahwa penelitian dampak kesehatan paru akibat mikroplastik masih amat terbatas, sehingga jenis penyakit pasti masih belum dapat ditentukan,” ujarnya.
Namun, menurut Tjandra, ada lima mekanisme kerusakan dalam paru yang dapat terjadi, yakni peradangan, sitotoksitas, disfungsi barier epitel, redox imbalance dan kemungkinan efek sinergi dengan alergen secara umum. (Z-11)
Mirkoplastik yang menempel di permukaan fitoplankton dapat menghalangi sinar matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dan menurunkan kemampuan fitoplankton menyerap karbon.
Mikroplastik dapat mengganggu fitoplankton yang berperan penting menyerap karbon melalui fotosintesis
Studi terbaru mengungkap mikroplastik melepaskan ribuan bahan kimia berbahaya ke air akibat paparan sinar matahari. Simak risiko bagi ekosistem dan air minum.
Mikroplastik kini bukan lagi sekadar isu pencemaran lingkungan.
Mikroplastik tidak hanya membawa risiko dari bahan dasarnya sendiri seperti ftalat dan BPA yang bersifat pengganggu hormon, tetapi juga bertindak seperti magnet yang menyerap racun lain
Penelitian di Tiongkok menemukan cacing tanah mampu membantu tanaman tumbuh 50% lebih tinggi di tanah yang terkontaminasi mikroplastik.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, Fitria Agustina, menegaskan bahwa mandi satu hingga dua kali sehari sudah cukup, meskipun Indonesia saat ini tengah menghadapi cuaca ekstrem
Polutan yang terhirup ibu hamil dapat masuk ke aliran darah, menembus plasenta, dan memicu stres oksidatif serta peradangan yang berdampak pada janin.
Pada 2022, beban ekonomi akibat dampak kesehatan dari polusi udara diperkirakan mencapai US$220 miliar, atau sekitar 6,6% dari PDB nasional (PPP).
IQAir mencatat kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 70,5 mikrogram per meter kubik.
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan laman IQAir, maka kelompok sensitif disarankan agar sebaiknya tidak beraktivitas di luar ruangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved