Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENCEGAH masuknya virus nipah ke Tanah Air, Kementerian Kesehatan memperkuat surveilans terutama pada daerah-daerah yang banyak kelelawar. Diketahui kasus nipah di Kerala, India terjadi karena kelelawar sebagai agen penyebar virus tersebut.
"Kasus nipah di Indonesia sampai saat ini belum ada. Kami memperkuat surveilans terutama untuk daerah-daerah yang banyak hewan sebagai agen penyebaran, terutama di area banyak kelelawar," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu di Jakarta, Rabu (27/9).
"Kita petakan seperti di Manado, Sulawesi Utara. Manado itu ada pasar jual kelelawar karena mereka mengonsumsi," tambah dia.
Baca juga: Kemenkes Imbau Pemangku Kepentingan Waspadai Virus Nipah
Kemudian daerah-daerah perbatasan tertentu dengan Malaysia. Di wilayah sekitar itu akan melakukan surveilans yang ketat.
Sebelumnya Kemenkes juga sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit No. HK.02.02/C/4022/2023 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah. Sehingga masyarakat bisa mengikuti pedoman pencegahan nipah.
Baca juga: 60 Persen Dokter Spesialis Masih Terkonsentrasi di Pulau Jawa
"Kami sudah melakukan SE sekarang sudah buat tanda-tanda orang yang sakit nipah. prinsipnya sama dengan berapa virus yang lain, tapi tiba-tiba kalau di situ banyak yang sakit atau tentu harus diwaspadai," jelasnya.
Karena belum ada kasus penularan manusia ke manusia maka pembatasan WNA masuk ke Indonesia belum diperlukan hingga kini.
"Nggak perlu nggak (pembatasan) karena kan belum ada human to human atau belum ada penularan manusia ke manusia kenapa perlu pembatasan. Itu cuma dari hewan ke manusia," pungkasnya. (Iam/Z-7)
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan penyelesaian masalah BPJS dapat dilakukan tanpa menunggu Perpres.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi memasukkan virus Nipah (NiV) ke dalam daftar patogen prioritas yang berpotensi memicu pandemi berikutnya.
Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan, Azhar Jaya, memaparkan lokasi 66 rumah sakit tersebut tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengatakan sebagai upaya pencegahan virus Nipah maka yang bisa dilakukan yaitu menjaga protokol kesehatan, dan mengetahui cara penularannya.
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
Panduan lengkap jalur penularan virus Nipah dari hewan, makanan, hingga antarmanusia. Dilengkapi gejala terbaru dan langkah pencegahan medis 2026
. Penularan virus Nipah dari kelelawar ini kemudian menular ke manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui makanan terkontaminasi.
Kelelawar buah dari famili Pteropodidae memegang peranan utama dalam sirkulasi virus Nipah di alam liar.
Ancaman utama dari Virus Nipah terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%.
Virus Nipah secara alami berasal dari kelelawar pemakan buah dari genus Pteropus atau dikenal sebagai flying fox.
Balai Karantina Kesehatan Kelas II Pangkalpinang (BKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengingatkan potensi masuknya virus Nipah ke Indonesia seiring fenomena migrasi satwa liar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved