Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JOYDAY, produk es krim unggulan, dari PT Yili Indonesia Dairy bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi melakukan kunjungan ke pabrik Yili di kawasan Delta Mas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Siswa-siswi tingkat dasar dan menengah dari puluhan sekolah yang berada di Kabupaten Bekasi diajak melihat langsung proses produksi sekaligus menikmati kenikmatan kejutan berlapis es krim Joyday.
Presiden Direktur Yili Indonesia Dairy, Yu Miao mengatakan,“Kami sangat terbuka dengan kehadiran masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam tentang bagaimana perusahaan kami bekerja untuk menghasilkan beragam produk makanan dengan standar mutu yang baik."
Baca juga: Joyday Donasikan Laptop untuk Madrasah Tsanawiyah di Desa Sukamukti
"Untuk itu, kami berterima kasih atas inisiasi yang dilakukan Dinas Pariwisata Bekasi untuk melakukan kunjungan ke pabrik kami dengan mengajak siswa-siswi untuk melihat langsung bagaimana produk-produk kami dibuat termasuk bagaimana produk es krim unggulan kami Joyday diproduksi," papar Yu Miao dalam keterangan, Kamis (21/9).
Beri Pengetahuan dan Edukasi untuk Para Siswa
"Kami berharap ini bisa menjadi salah satu metode belajar yang menarik bagi para siswa-siswi dan semoga mereka mendapat manfaat berupa pengetahuan baru saat terlibat dalam field trip ini,” jelasnya/
Kegiatan berupa kunjungan para siswa SD dan SMP ke pabrik merupakan pertama kalinya dilakukan oleh PT Yili Indonesia Dairy.
Kerja Sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi
PT Yili Indonesia Dairy merupakan satu-satunya perusahaan es krim di Cikarang yang mendukung program kunjungan pabrik yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi.
Baca juga: Joyday Dukung Pelaksanaan Piala Dunia FIBA 2023 di Indonesia
Sebagai perusahaan yang menitikberatkan pada pendidikan, PT Yili Indonesia Dairy meyakini pendidikan merupakan awal sumber daya manusia yang berkualitas dan berharap dukungan terhadap pendidikan anak-anak dapat membantu meningkatkan kualitas dan masa depan anak-anak Indonesia.
Yu Miao menambahkan,“Kami melihat sumber daya manusia di Indonesia sangat baik sehingga kami pun bangga didukung oleh tenaga kerja lokal dalam kegiatan operasional kami."
"Kami berharap dukungan terhadap pendidikan anak-anak dapat membantu meningkatkan kualitas dan masa depan anak-anak Indonesia,” tuturnya.
Baca juga: Aice Luncurkan Varian Es Krim Terbaru Dukung Gaya Hidup Sehat dan Aktif
Kepala Dinas Pariwisata Bekasi, Dr. H. Iyan Priatna. M.Si mengatakan,“Kami sangat senang program kunjungan pabrik bagi siswa-siswi ini disambut baik oleh PT Yili Indonesia Dairy."
"Kami yakin ini adalah pengalaman yang berharga dan tentunya bagi para siswa-siswi yang dapat berdampak terhadap perkembangan pendidikan mereka." ujar Iyan.
"Saya berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari proses edukasi yang diberikan kepada para masyarakat,” tutur Iyan. (S-4)
ICAS tidak sekedar kompetisi, melainkan sebagai ruang pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk menghadapi tantangan masa depan.
Kesejahteraan siswa merupakan faktor penting yang selama ini kurang diteliti di Indonesia, padahal sangat berpengaruh pada perkembangan psikososial dan prestasi akademik.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Data hasil TKA menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam memetakan capaian pendidikan antarwilayah.
Kemendikdasmen berkomitmen menyempurnakan TKA melalui evaluasi berkelanjutan dan dialog dengan pemangku kepentingan.
Kenaikan kelas dan kelulusan seringkali hanya menjadi formalitas administratif demi mengejar target persentase kelulusan 100%. Masih ditemukannya siswa yang belum bisa membaca dan menulis.
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengajak anak-anak Indonesia untuk berempati dan peduli kepada masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pelajar sekolah dasar (SD) di tiga desa yang berada di Morowali Utara yaitu Desa Bunta, Bungintimbe, dan Tanauge mendapatkan bantuan sepatu dan tas sekolah
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Kegiatan ini diikuti siswa sekolah dasar kelas 5–6 dari Bojonegoro dan Jakarta dengan semangat besar untuk belajar sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM).
PHBS ini sebenarnya utamanya untuk anak-anak usia sekolah, karena biasanya mereka sudah dikasih untuk makan bekal sendiri, jadi sudah dilepas sama orangtua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved