Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSATUAN Dokter Gigi Indonesia (PDGI) mengadakan pameran Indonesia Dental Exhibition & Conference (|DEC). Melalui kegiatan ini diharapkan bisa menjalin kerja sama lebih jauh dengan pemerintah untuk kemandirian pelayanan kesehatan.
"Diharapkan rekan sejawat dapat mengupdate pengetahuan, keterampilan dan ilmu pelayanan kesehatan gigi sesuai dengan tuntutan kebutuhan," ucap Ketua Umum PDGI, Usman Sumantri di Jakarta pada Jumat (15/9).
Usman berharap para dokter gigi, praktisi dan semuanya mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi pelayanan kesehatan gigi sejalan dengan upaya peningkatan SDM untuk menghadapi persaingan yang ketat antar negara di bidang pelayanan kesehatan gigi.
Mengusung tema "The Transformation of Dental Health Resiliency", IDEC juga menjadi momentum strategis untuk mewujudkan kemandirian farmasi dan alat kesehatan di Indonesia, khususnya kesehatan mulut dan gigi. "Perkembangan industri kedokteran gigi terus bertumbuh namun sayangnya hal ini belum diimbangi ketersediaan alat kesehatan yang memadai produksi dalam negeri," ucapnya.
Usman mengungkapkan bahwa sampai 2023 ini industri farmasi dan alat kesehatan di Tanah Air masih tergantung pada bidang lain mulai dari bahan baku dan teknologi. "70% alat kesehatan Indonesia masih didominasi oleh produk impor," tutur Usman.
Sementara itu, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia menegaskan bahwa sesuai dengan agenda transformasi kesehatan yang dijalankan Kemenkes perwujudannya tentu butuh dukungan seluruh stakeholder.
"Terutama dalam mendukung transformasi layanan primer melalui penguatan upaya promotif dan preventif dan juga transformasi layanan rujukan melalui peningkatan pelayanan kesehatan rujukan serta perlu didukung dengan transformasi ketahanan kesehatan melalui peningkatan ketersediaan dan akses kesediaan farmasi dan alat kesehatan," ucap Lucia.
Terkait dengan kesehatan gigi dan mulut, Rizka menegaskan bahwa peningkatan upaya promotif preventif dan kuratif kesehatan gigi dan mulut perlu didukung dengan ketahanan di sektor ketersediaan dan akses terhadap seluruh bahan alat kesehatan dan obat-obatan yang digunakan pelayanan tersebut dengan aksesibilitas, ketersediaan (availability), dan keterjangkauan (affordibility).
"Kecepatan akses mendapatkan produk teknologi high end, kita mau Indonesia mendapatkannya karena kita tidak mau pasien berobat ke luar negeri. Kemudian ketersediaan, senang sekali kita mendapatkan salah satu prodak alat kesehatan dan obat kesehatan, dan keterjangkauan dengan harga yang tidak terlalu mahal," terangnya.
Menurutnya, penyelenggaraan IDEC 2023 sangat sejalan dengan agenda besar Kementerian Kesehatan RI terkait kemandirian farmasi dan alat kesehatan yang merupakan kebijakan bagian dari pilar ketiga transformasi sistem ketahanan kesehatan.
"Kemandirian farmasi dan alat kesehatan bukan hanya soal bagaimana cara mengatasi masalah kesehatan gigi, tapi juga bagaimana cara menggerakan roda ekonomi sekaligus memberdayakan para pelaku industri dalam negeri. Hadirnya IDEC 2023 bisa menjadi salah satu solusinya," pungkas Lucia.(H-1)
Transformasi ini merevolusi SDM menjadi business-driven people yang didukung penuh oleh kelincahan organisasi (organizational agility).
Transformasi ini tidak hanya mencakup perubahan nama, tetapi juga peluncuran logo baru yang memvisualisasikan semangat sinergi dalam ekosistem pelabuhan dan rantai pasok nasional.
Transformasi itu bahkan mendorong efisiensi tinggi, mengubah budaya kerja, dan meningkatkan nilai bagi pelanggan.
Merujuk pada pembahasan di Sidang Paripurna DPR RI baru-baru ini, Ibas menegaskan bahwa Polri harus terus bertransformasi menjadi lembaga yang profesional dan humanis.
Optimisme ini mencakup pergeseran budaya dari militeristik menuju civilian policing (kepolisian sipil) yang lebih mengedepankan pelayanan publik.
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) optimistis kinerja perseroan akan terus membaik seiring berjalannya transformasi perusahaan.
Ketidakakuratan dokumen teknis saat ini menjadi kendala terbesar bagi pelaku industri dalam memenuhi standar regulator.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi langkah cepat sektor swasta dalam membantu mempercepat pemulihan fasilitas publik di daerah bencana.
Pendekatan yang bersifat administratif-finansial ini membuat sistem kesehatan menjadi reaktif.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved