Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Baru-baru ini publik dihebohkan dengan dugaan kasus penipuan kursus data analytics yang dilakukan perusahaan bernama Refocus Digital Academy. Perusahaan asal Rusia tersebut memberikan iming-iming jaminan uang kembali (refund) 100% kepada para pelanggan jika merasa, dalam satu bulan, tidak cocok dengan kursus tersebut. Refund juga akan diberikan jika setelah 18 bulan menyelesaikan kursus, pelanggan tidak mendapatkan pekerjaan.
Nyatanya, iming-iming itu tidak terpan terealisasi. Banyak korban mengaku tidak menerima refund meski sudah menyatakan tidak cocok.
Co-Founder dan CEO Algoritma Data Science School Nayoko Wicaksono mengatakan hal yang dilakukan Refocus telah mencederai industri edukasi digital. Menurutnya, itu akan berdampak pada banyak perusahaan lain, termasuk perusahaannya yang sudah ia bangun sejak 2017.
Baca juga: Polisi Kantongi Terduga Tersangka Penipuan JomBingo Seorang WNA
“Sudah mulai ada student yang takut mendaftar karena Refocus ini. Kita peduli karena kita pemain paling awal di 2017. Waktu belum ada siapa-siapa, kami sudah selalu fokus ke komitmen karena sekolah itu semua based on reputation,” ujar Nayoko kepada Media Indonesia, Kamis (14/9).
Nayoko mengatakan perusahaannya tidak pernah gegabah untuk memberikan iming-iming apapun kepada masyarakat. Pasalnya, memberi refund jika pelanggan tidak mendapat pekerjaan adalah hal yang tidak masuk akal.
Baca juga: Nama Pj Gubernur Bali Dicatut untuk Menipu
“Banyak yang kasih jaminan kerja di industri ini itu, tapi banyak yang bohong. Pakai banyak terms and condition,” tuturnya.
Dia menegaskan bahwa Algoritma berdiri karena melihat ada masalah terhadap lulusan sekolah tinggi yang tidak memiliki kehalian yang dibutuhkan industri.
“Kita bantu banyak orang dengan memberikan program matching ke industri dari graduates dan juga memberikan scholarship gratis ke anak-anak universitas yang kurang mampu,” jelasnya.
Dia berharap pemerintah dapat memberikan sanksi tegas terhadap apa yang dilakukan oleh Refocus. Pasalnya, hal yang dilakukan olehnya akan menghancurkan kepercayaan publik dan berdampak pada perusahaan edukasi berbasis digital lainnya.
Sebagai langkah nyata untuk membantu para korban, Algoritma memberikan kelas workshop online secara gratis yang akan dibuka pada Oktober 2023 nanti. (Z-11)
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
PT AXA Mandiri Financial Services menyalurkan lebih dari Rp250 juta surplus underwriting asuransi syariah tahun buku 2024 kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Lestari Moerdijat mendorong kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
PROFESI dokter sejak awal berdiri bukanlah profesi ekonomi. Ia bukan lahir dari logika pasar, tetapi dari etika pertolongan.
DUNIA pendidikan tengah sakit. Gejalanya bukan hanya kesenjangan dan kualitas yang timpang, melainkan juga kegagalan mendasar: ia tidak lagi relevan dengan denyut nadi kehidupan.
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved