Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Baru-baru ini publik dihebohkan dengan dugaan kasus penipuan kursus data analytics yang dilakukan perusahaan bernama Refocus Digital Academy. Perusahaan asal Rusia tersebut memberikan iming-iming jaminan uang kembali (refund) 100% kepada para pelanggan jika merasa, dalam satu bulan, tidak cocok dengan kursus tersebut. Refund juga akan diberikan jika setelah 18 bulan menyelesaikan kursus, pelanggan tidak mendapatkan pekerjaan.
Nyatanya, iming-iming itu tidak terpan terealisasi. Banyak korban mengaku tidak menerima refund meski sudah menyatakan tidak cocok.
Co-Founder dan CEO Algoritma Data Science School Nayoko Wicaksono mengatakan hal yang dilakukan Refocus telah mencederai industri edukasi digital. Menurutnya, itu akan berdampak pada banyak perusahaan lain, termasuk perusahaannya yang sudah ia bangun sejak 2017.
Baca juga: Polisi Kantongi Terduga Tersangka Penipuan JomBingo Seorang WNA
“Sudah mulai ada student yang takut mendaftar karena Refocus ini. Kita peduli karena kita pemain paling awal di 2017. Waktu belum ada siapa-siapa, kami sudah selalu fokus ke komitmen karena sekolah itu semua based on reputation,” ujar Nayoko kepada Media Indonesia, Kamis (14/9).
Nayoko mengatakan perusahaannya tidak pernah gegabah untuk memberikan iming-iming apapun kepada masyarakat. Pasalnya, memberi refund jika pelanggan tidak mendapat pekerjaan adalah hal yang tidak masuk akal.
Baca juga: Nama Pj Gubernur Bali Dicatut untuk Menipu
“Banyak yang kasih jaminan kerja di industri ini itu, tapi banyak yang bohong. Pakai banyak terms and condition,” tuturnya.
Dia menegaskan bahwa Algoritma berdiri karena melihat ada masalah terhadap lulusan sekolah tinggi yang tidak memiliki kehalian yang dibutuhkan industri.
“Kita bantu banyak orang dengan memberikan program matching ke industri dari graduates dan juga memberikan scholarship gratis ke anak-anak universitas yang kurang mampu,” jelasnya.
Dia berharap pemerintah dapat memberikan sanksi tegas terhadap apa yang dilakukan oleh Refocus. Pasalnya, hal yang dilakukan olehnya akan menghancurkan kepercayaan publik dan berdampak pada perusahaan edukasi berbasis digital lainnya.
Sebagai langkah nyata untuk membantu para korban, Algoritma memberikan kelas workshop online secara gratis yang akan dibuka pada Oktober 2023 nanti. (Z-11)
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Memahami apa yang terjadi saat sebuah pesawat tidak lagi merespons panggilan menara pengawas sangat penting untuk membangun literasi keselamatan transportasi yang objektif.
Secara sederhana, hilang kontak adalah kondisi di mana komunikasi dua arah antara pilot di dalam kokpit dengan petugas pengatur lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC) terputus.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Melalui aksi ini, FKM UI berharap dapat menciptakan kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan.
GURU Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Achmad Tjachja Nugraha, menilai Sekolah Rakyat merupakan langkah paling rasional untuk mengatasi kesenjangan pendidikan.
PENDIDIKAN kerap dimaknai sebatas proses belajar-mengajar di ruang kelas. Padahal, mutu pendidikan sesungguhnya dibangun oleh sebuah ekosistem yang lebih luas.
MENTERI Kesehatan memiliki ambisi besar untuk mereformasi sistem pendidikan dokter spesialis di Indonesia.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat (SR) se-Jawa Timur.
Pelaksanaan TKA SD dan SMP tahun 2026 diawali dengan pendaftaran peserta 19 Januari hingga 28 Februari 2026,
Peran warga sekolah, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid, sangat strategis dalam memastikan sekolah aman dan nyaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved