Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA akan kembali memamerkan hasil kerja soal lingkungan dan kehutanan kepada negara-negara di Conference of the Parties ke-28 (COP-28) yang diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab, November 2023 mendatang.
Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto mengungkapkan, pihaknya percaya, hal-hal yang telah dilakukan di tingkat tapak dapat menjadi modal bagi Indonesia untuk memimpin di bidang lingkungan dan kehutanan dengan memberikan contoh nyata.
“Karena kita punya tagline namanya leading by examples. Kita sudah leading, cuma kita gak pernah speak up. Makanya kita mau speak up melakukan banyak hal yang mungkin tidak dilakukan negara lain,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari KLHK Agus Justianto di Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).
Baca juga : Indonesia dan ASEAN Dorong Negara Maju Perkuat Target Pengendalian Iklim
Ia meyakini COP-28 akan lebih banyak mendapatkan perhatian dunia dibanding sebelumnya. Karenanya, akan semakin banyak lagi negara yang akan terinspirasi dengan langkah konkret Indonesia.
Ia menilai, upaya tingkat tapak yang dilakukan Indonesia dalam melakukan pemulihan dan pemeliharaan lingkungan serta hutan akan relatif lebih murah dibanding dengan teknologi. Beberapa contoh dari kegiatan tingkat tapak di antaranya penanaman pohon hingga restorasi mangrove.
Baca juga : Delegasi RI Siapkan Diri untuk Perundingan di Konferensi Iklim Dunia
“Contohnya mangrove, itu bisa menyerap empat kali lipat dari tanah daratan. Itu sudah dilakukan di tingkat tapak. Selain itu hasil dari mangrove seperti udang, ikan, itu diekspor, artinya contoh yang diangkat itu bahwa kita mampu. Jangan anggap bahwa masyarakat itu bisanya Cuma merambah,” beber dia.
Selain menjabarkan keberhasilan pengelolaan LHK di tingkat tapak, di COP-28 Indonesia juga akan mendorong negara-negara maju untuk melunaskan komitmen pembiayaannya.
“Jadi selama ini kan komitmen negara maju bisa dibilang ‘ngomong doang.’ Tapi tetap kita tuntut. Tapi jelas kita tidak mau bergantung ke mereka. Ada banyak cara untuk mendapatkan pendanaan, seperti perdagangan karbon, lalu kerja sama trilateral,” beber Agus. (Z-5)
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Ingin melancong ke Uni Emirat Arab? Ini 7 destinasi yang cocok bagi Gen Z dan Milenial yang ingin berkunjung ke Dubai.
Lindsay Lohan mengaku lebih bahagia menjadi seorang ibu sejak pindah ke Dubai pada 2014.
Red Bull Tetris World Final di Dubai merupakan puncak dari turnamen global besar yang membawa gim puzzle ikonik ini ke level baru lewat format dan pengalaman bermain yang dirancang khusus.
Jeddah Tower, juga dikenal sebagai Kingdom Tower, akan menjadi gedung pencakar langit tertinggi di dunia setelah selesai dibangun di kota Jeddah, Arab Saudi.
Daniil Medvedev menumbangkan petenis Prancis yang memiliki servis berkecepatan 140 mph , Giovanni Mpetshi Perricard, dengan skor akhir 6-4 dan 6-4 dalam tempo 82 menit, Kamis (27/2) WIB.
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved