Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menggelar LPDP Festival 2023 menggelar LPDP Festival 2023 yang merupakan acara luring tahunan pertama sejak pandemi covid-19. Kegiatan itu akan digelar di Aula The Kasablanka Hall, Mall Kota Kasablanka pada 1-3 Agustus 2023.
Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Badan Layanan Umum LPDP, Mohammad Lukmanul Hakim mengungkapkan total peserta yang tercatat hampir 10 ribu peserta dengan pembagian kapasitas peserta 3000 orang/hari. Peserta tidak dipungut biaya. Mereka hanya perlu mendaftar di laman atau media sosial resmi LPDP Festival 2023.
“Ini kuotanya sudah habis. Sejak dibuka pendaftaran, langsung banyak pendaftar,” ujarnya saat Press Briefing; LPDP Festival 2023 di Jakarta (31/7).
Baca juga: Wakil Ketua MPR: Deteksi Dini Harus Ditingkatkan untuk Pencegahan Penyakit Langka di Tanah Air
Lukman menerangkan LPDP Festival 2023 menjadi berupaya untuk mendekatkan calon penerima beasiswa, penyelenggara beasiswa, dan kampus terkemuka. Ada 63 lembaga dalam pameran pendidikan (edufair) yang berasal dari berbagai kampus terkemuka dari dalam dan luar negeri, serta lembaga penyandang beasiswa. Beberapa di antaranya dari Amerika Serikat, Australia, Eropa, Jepang, Korea, dan Singapura.
“Selain itu kita juga mengundang Kemenag, Kemendikbud, BRIN, yang tentunya program beasiswanya sangat banyak. Mereka juga akan mensosialisasikan programnya," lanjutnya.
Baca juga: Komisi XI DPR Ingatkan LPDP Ada Potensi Defisit Anggaran 2023 Sebesar Rp 2 Triliun
Lukman mengatakan selama ini LPDP lebih dikenal dengan program beasiswa, namun sejak akhir 2021, LPDP juga diamanahi untuk melakukan pengelolaan dana abadi penelitian, dana abadi kebudayaan, dan dana abadi perguruan tinggi.
Perubahan itu didasarkan pada Perpres Nomor 111 Tahun 2021 tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan. Program pemanfaatan dana abadi di bidang pendidikan dilakukan oleh LPDP bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian Agama, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
"Dengan adanya dana abadi pendidikan kami penyandang dana bukan hanya membiayai program LPDP saja, tetapi kami juga mendanai program beasiswanya Kemendikbud dan Kemenag. Nanti ada booth-nya besok,"
LPDP Festival 2023 mengangkat tema Enlivening Indonesia, Advancing The Nation yang diharapkan dapat menjadi wadah diseminasi komitmen pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas melalui peran LPDP. Festival itu terdiri dari berbagai kegiatan, antara lain Kompetisi Bisnis, Pameran Pendidikan (Edufair), Bursa Kerja (Jobfair), Pameran dan Seminar Riset, Pagelaran Budaya, Seminar/Talkshow serta Puncak Acara (Homecoming Alumni). (Z-7)
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Sekitar 3.000 pengunjung bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk menikmati keseluruhan rangkaian Soundrenaline yang tersebar di Lapangan Benteng, hingga simpul kota.
Sekitar 1.400 peserta dari belasan kota berkumpul di Ancol, Jakarta, Sabtu (22/11), mengikuti Fun Walk 5 km dalam rangkaian perayaan 75 tahun BPK Penabur.
Di luar kendala administratif, tantangan terbesar bagi partai pendatang baru adalah segmentasi pemilih yang sudah terkunci pada partai-partai lama.
PRESIDEN Prabowo Subianto menambah dana riset pada 2026 hingga Rp12 triliun. Hal itu disampaikan saat pertemuan dengan 1.200 guru besar, dekan, dan rektor, presiden minta kerja sama dengan BRIN
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan kesiapan riset dan inovasi Giant Sea Wall untuk mengatasi banjir rob dan penurunan tanah di Pantura Jawa.
Kerja sama dengan BRIN disebut akan menghadirkan teknologi pemeliharaan beras hasil karya dalam negeri.
Proyeksi hingga 2040 menunjukkan Sumatera menjadi wilayah paling rawan terhadap cuaca ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved