Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGI pencinta hewan, wajar memiliki beberapa hewan peliharaan sekaligus di dalam rumah. Bahkan, hewan peliharaan disayang dan diperlakukan seperti anggota keluarga.
Namun, aroma tak sedap dari kotoran dan bulu hewan yang rontok sering kali merepotkan. Untungnya, ada cara terampuh menghilangkan bau hewan peliharaan di rumah yang bisa kamu terapkan.
1. Bersihkan Ruangan Secara Rutin
Cara pertama menghilangkan bau hewan di dalam rumah adalah dengan membersihkan ruangan secara rutin. Tak cukup dengan menyapu ruangan, kamu dapat menggunakan vakum untuk menghilangkan aroma tak sedap dari kotoran hewan peliharaan.
Baca juga: Inspirasi Nama-Nama Kucing Lucu untuk Jantan dan Betina
Penggunaan vakum juga bisa mengangkat bulu hewan yang rontok di dalam rumah. Dengan begitu, ruangan akan terhindar dari aroma yang tidak sedap meskipun kamu memiliki beberapa anabul yang berkeliaran di dalam rumah.
2. Mandikan Hewan Peliharaan Secara Rutin
Selain membersihkan ruangan, memandikan hewan peliharaan secara rutin juga bisa mengurangi aroma yang tidak sedap. Bulu hewan peliharaan bisa jadi sarang bakteri dan tungau yang dapat menimbulkan bau tak sedap di dalam rumah.
Baca juga: Aston Sentul Gelar Petscation, Ajang Edukasi tentang Hewan Peliharaan
Apalagi bila hewan tersebut sering bermain di luar ruangan. Untuk itu, kamu perlu memandikannya secara rutin setelah mengajaknya beraktivitas di luar rumah.
Memandikan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dapat dilakukan sendiri di rumah ataupun membawanya ke pet shop.
3. Bersihkan Tempat Tidur Anabul
Cara terampuh menghilangkan bau hewan peliharaan di rumah yang berikutnya adalah membersihkan tempat tidur anak bulu (anabul).
Tak bisa dipungkiri bahwa tempat tidur hewan peliharaan adalah biang bau tidak sedap di dalam rumah. Bahkan, tempat tidur hewan bisa jadi sarang penyakit bila tidak pernah dibersihkan.
Baca juga: DKPP Kota Bandung Adakan Vaksinasi Anti Rabies Gratis
Oleh karenanya, cucilah sprei, bantal, dan selimut yang digunakan anabul secara rutin. Khusus untuk peliharaan kucing, pastikan kamu mengganti pasir dalam litter box setiap sebulan sekali. Kamu juga dapat menaburkan soda kue pada pasir
tersebut untuk mengurangi aroma tidak sedap.
4. Gunakan Levoit P350 Pet Edition
"Supaya ruangan di dalam rumah tidak berbau, pastikan kamu menggunakan Levoit P350 Pet Edition," kata Andri Sutanto, Brand Marketing Manager Levoit Indonesia, dalam keterangan, Sabtu (22/7).
"Sesuai dengan namanya, air purifier ini dirancang secara khusus untuk para pencinta hewan peliharaan berbulu. Dengan non-woven pre-filter, P350 Pet Edition tidak hanya meningkatkan kualitas udara saja," jelasnya.
Baca juga: Puluhan Kucing di Tanjung Priok Mati, Dinas KPKP DKI Lakukan Nekropsi
Namun, juga berfungsi menangkap bulu-bulu hewan peliharaan yang rontok. P350 Pet Edition yang dilengkapi dengan formula ARC filter karbon bekerja secara aktif menyerap bau hewan pelihraan dan menguraikannya, sehingga tidak menimbulkan polusi.
"Dari segi performa, air purifier ini menggunakan teknologi VortexAir yang mampu menciptakan aliran udara lebih kuat dan menyebar ke seluruh ruangan," tambah Andri.
Nah, dengan enam cara terampuh menghilangkan bau hewan peliharaan di rumah, hunianmu akan terasa lebih nyaman. (S-4)
Studi terbaru mengungkap dua peristiwa pendinginan global mengubah bentuk tubuh hewan karnivora dari musang menjadi kucing dan beruang. Simak faktanya!
Penelitian terbaru menemukan DNA serigala masih tersisa pada mayoritas ras anjing modern.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science ini menganalisis 643 tengkorak anjing dan serigala baik modern maupun purba yang berusia hingga sekitar 50.000 tahun.
Pergub diharapkan akan bermanfaat terutama untuk melindungi hewan-hewan peliharaan yakni anjing dan kucing.
Terlebih rencana ini sudah lama menjadi aspirasi konstituen PDI Perjuangan, partai yang menjagokan Pramono Anung-Rano Karno dalam Pilkada 2024.
Dengan tekstur yang lebih padat, kucing bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih konsentrat meski dalam satu suapan kecil sekalipun.
Peneliti UC Davis menemukan virus corona pada kucing (FIP) mampu menginfeksi berbagai sel imun dan "bersembunyi". Temuan ini menjadi petunjuk penting bagi fenomena Long covid pada manusia.
Isu yang kerap beredar di masyarakat tersebut berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucing itu sendiri.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan kucing lebih vokal saat menyapa pemilik pria dibanding perempuan. Apakah ini bentuk manipulasi atau sekadar adaptasi sosial?
Studi terbaru mengungkap dua peristiwa pendinginan global mengubah bentuk tubuh hewan karnivora dari musang menjadi kucing dan beruang. Simak faktanya!
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved