Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) mengadakan vaksinasi rabies gratis door to door. Upaya itu dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit rabies yang kini tengah mewabah di sejumlah daerah di Indonesia.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bnadung Wilsandi Saefuloh mengatakan vaksinasi rabies digelar 3 Juli sampai 15 Juli. Tidak hanya door to door, juga di 38 klinik dokter hewan swasta yang ada di Kota Bandung.
Untuk tahap awal, vaksinasi rabies door to door ini diadakan di Kelurahan RW 7 Cibadak, Kecamatan Astanaanyar.
Baca juga: Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Rabies Terpenuhi di Daerah
"Vaksinasi rabies menyasar hewan peliharaan dan hewan-hewan liar ternyata disambut antusias warga yang membawa langsung hewan peliharaannya kucing maupun anjing," ujarnya.
Menurut Wilsandi, untuk pelaksanaan vaksinas, DKPP hanya membawa satu dokter hewan, yakni drh Buhori Muslim dan 10 calon dokter hewan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) yang sedang magang.
"Ada empat jenis hewan yang berpotensi membawa penyakit rabies, yakni kucing, anjing, kera, dan musang. Ciri hewan rabies itu susah makan, takut cahaya, takut air, agresif, berliur terus. Jadi setelah ada gigitan memang harus dipantau dua-duanya baik manusia yang terkena gigitan dan hewannya," jelasnya.
Baca juga: Pemkot Malang Minta Warga Aktif Melaporkan Dugaan Kasus Rabies
Wilsandi menambahkan, vaksinasi gratis menggunakan program Laman Hati (Layanan Manajemen Kesehatan Hewan Terintegrasi). Kegiatan vaksinasi sekaligus mengedukasi warga tentang manajemen kesehatan hewan, pendataan, dan kesehatan lalu lintas hewan.
Dari pantauan Media Indonesia, program tersebut disambut antusias oleh warga. Mereka beramai-ramai mendatangi kantor RW 07 Kelurahan Cibadak. Ada beberapa kucing gagal divaksinasi karena stres dan mengamuk.
"Mumpung ada vaksinasi rabies gratis, tentu saya merasa bersyukur dan sangat berterimakasih telah didatangi dokter karena saya tak punya tempat untuk membawa kucing ke Pos RW," jelas Rina, yang memelihara lima ekor kucing. (Z-6)
Berbeda dari klinik hewan pada umumnya, rumah sakit hewan kini menawarkan layanan yang semakin lengkap.
Purina Pro Plan mengajak pemilik hewan untuk memahami pentingnya nutrisi yang lengkap dan berbasis sains melalui kampanye 'Sehat, Kuat, Terlindungi'.
PURINA® FELIX telah hadir di tengah masyarakat sejak 1970, menawarkan beragam varian rasa seperti ayam, tuna, dan salmon.
Berdasarkan data Statista Market Insight, nilai pasar produk hewan peliharaan di Indonesia diperkirakan mencapai lebih dari US$1 miliar pada 2025, dengan laju pertumbuhan tahunan di atas 8%.
Traveling kini makin nyaman dengan perlindungan lengkap dari keterlambatan penerbangan, kehilangan bagasi, hingga rasa aman di perjalanan.
Penelitian terbaru mengungkap hormon oksitosin atau love hormone menjadi rahasia kedekatan manusia dan kucing.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
Satu pasien yang diduga terinfeksi Super flu dan tengah menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) meninggal. Namun, pasien tersebut memiliki komorbid berat.
Kontribusi veteran tidak berhenti pada masa lalu, tetapi terus menjadi sumber inspirasi dan keteladanan bagi generasi muda hingga saat ini.
Pemerintah juga akan menambah jumlah penyapu jalan dan memperkuat program kebersihan lainnya.
DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, melaporkan selama masa Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat sebanyak 2.675.017 kendaraan melintas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved