Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menerima penghargaan dari PDSI (Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia) dan perwakilan Koalisi Pendukung Undang-Undang Omnibus Law (OBL) Kesehatan di Ruang Leimena, Gedung Kemenkas, Jakarta, baru-baru ini.
Menkes menerima kehormatan dan apresiasi atas pemikiran sumbangsih dan keberaniannya dalam melakukan perubahan transformasi kesehatan Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum (Waketum) Prof.dr. Deby Vinski MSc, PhD mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi, DPR Komisi IX dan penghargaan kepada Ketua Panja Emmanuel Melkiades Leka Lena dan anggota serta semua pihak yang ikut mendukung dibahas dan disahkannya UU OBL kesehatan.
Baca juga: Aturan Turunan UU Kesehatan Diharapkan Rampung September
Prof.Deby mengatakan pengesahan RUU Kesehatan menjadi UU sebagai catatan sejarah bangsa bahwa bangsa berani maju mengalahkan hoaks dan upaya menghambat UU Kesehatan.
Dalam tata muka, Prof Deby menyatakan rasa bangga dan kagum kepada Menkes menembus badai melewati gelombang dengan selamat dengan membawa 'kapal transformasi kesehatan'.
Ia menyatakan rasa haru bahwa ada sosok Menkes yang bukan dokter mau dan mampu melakukan transformasi yang diyakininya tak mungkin terjadi lagi 100 tahun ke depan jika bukan saat ini.
Beri Masukan Sebelum Pengesahan RUU Kesehatan
Sebelumnya pengesahan menjadi UU, Prof. Deby juga telah memberi masukan terkait RUU Kesehatan kepada Komisi IX DPR dan tim Kemenkes.
Baca juga: Mahfud MD: Silahkan UU Kesehatan Diuji ke MK
Bersama dengan Ketua Umum PDSI Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyatno, Sp.B., M.A.R.S dan Sekjennya dr Erfen Gustiawan Suwangto, Sp. KKLP, SH, MH (Kes), Prof.Deby mendukung pengesahan RUU Kesehatan yang sempat diwarnai pro dan kontra.
Prof.Deby Vinski menyatakan bahwa pengesahan UU Kesehatan ini, maka kerja keras memajukan dunia kesehatan tanpa organisasi tunggal dan monopoli telah dimulai dan perlindungan hukum akan semakin baik.
"Juga anti-perundungan serta tak perlu lagi surat rekomendasi organisasi profesi adalah hal positif serta surat tanda registrasi (STR) seumur hidup sangat disyukuri serta kemudahan lainnya membuat terobosan Kemenkes yang dinakhodai Pak Budi Gunadi Sadikin merupakan catatan sejarah bangsa Indonesia," katanya.
Baca juga: Serikat Buruh Tolak Peresmian UU Kesehatan, Ini Alasannya
"Sehingga sangat layak Bapak Menteri Kesehatan RI diganjar penghargaan Pahlawan Transfomasi Kesehatan Indonesia," ucap Prof.Deby.
Acara penghargaan dari PDSI di Gedung Kemenkes, Jakarta, dihadiri pula perwakilan dari Koalisi Undang-Undang Omnibus Law (OBL) Kesehatan yang terdiri dari dokter, bidan, apoteker, perawat, dan tenaga kesehatan. (RO/S-4)
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Kemenkes mendukung rencana revitalisasi RSUD Kota Biak agar dapat berfungsi sebagai rumah sakit rujukan setara provinsi, dengan estimasi anggaran Rp13,5 miliar.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
Di Indonesia, gangguan penglihatan akibat kelainan refraksi yang tidak terkoreksi masih menjadi tantangan serius.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
MESKI hingga sore ini (27/1) Kemenkes memastikan nol kasus konfirmasi pada manusia, potensi penyebaran Virus Nipah di Indonesia dinilai "sangat nyata" dan tidak boleh diremehkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved