Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan tampilan Animal Pop Komodo yang menghiasi MRT Bundaran HI Jakarta pada Minggu (30/5) merupakan upaya untuk mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Labuan Bajo. Promosi ini dilakukan dengan menggunakan tagar #RinduLabuanBajo.
Di balik tampilan spektakuler tersebut, terdapat sosok kreator muda yang terlibat dalam ide kreatif di balik gerakan Animal Pop Komodo tersebut.
Muhammad Alfian Suhendy Adam atau lebih dikenal sebagai Pianmbeke, berperan penting dalam mengembangkan konsep unik ini.
Bersama timnya, Pianmbeke memutuskan untuk melakukan riset langsung ke Pulau Rinca, rumah bagi komodo, untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang binatang purba yang terkenal ini.
Baca juga: Sandiaga Uno: Saatnya Sineas di Pulau Sumatra Berkarya dan Ambil Peluang
“Saya dan tim langsung berangkat ke Pulau Rinca," kata Pianmbeke.
Pada kunjungan mereka ke pulau tersebut, Pianmbeke dan timnya melakukan riset menyeluruh terhadap budaya setempat, perilaku komodo, serta interaksi antara manusia dan hewan tersebut.
Baca juga: Jadi Hollywoodnya Indonesia, Jababeka Movieland Serap Investasi 3,5 Miliar Dolar AS
Mereka berkesempatan tinggal berdampingan dengan komodo dan mempelajari kehidupan sehari-hari dari dekat. Dengan pengalaman yang diperoleh dari pulau tersebut, Pianmbeke dan timnya mampu mengumpulkan banyak ide yang nantinya akan dijadikan bagian dari gerakan Animal Pop Komodo yang menarik perhatian.
Dengan kerjasama erat dengan masyarakat setempat, Pianmbeke dan tim Animal Pop-nya bekerja sama dengan kelompok seniman dan penari lokal. Bersama-sama, mereka menciptakan kelompok khusus yang bertujuan mengajar dan mengembangkan tampilan Animal Pop Komodo tersebut.
Proses ini melibatkan para penari muda yang bersemangat dan bergabung dalam gerakan ini untuk menjadikan Pulau Rinca sebagai simbol kekayaan budaya dan daya tarik pariwisata yang unik.
Tarian Animal Pop Komodo yang telah dihasilkan melalui kerja keras Pianmbeke dan timnya akhirnya mendapatkan pengakuan resmi dari kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Tampilan ini kini menjadi atraksi utama di Pulau Rinca dan telah diresmikan dalam upacara yang dihadiri oleh pejabat pemerintah dan pelaku industri pariwisata.
Pianmbeke merupakan anggota Animal Pop Indonesia yang berpengalaman dalam industri tari dan modern dance selama lebih dari 20 tahun. Dedikasinya dalam menggali potensi pariwisata dan menghadirkan elemen seni yang inovatif telah memberikan kontribusi besar dalam memperkenalkan Labuan Bajo dan keindahan Pulau Rinca kepada masyarakat Pianmbeke, sosok di balik tampilan Animal Pop Komodo untuk promosi Labuan Bajo
Selain itu, Pianmbeke dan tim Animal Pop-nya juga bekerja sama dengan kelompok seniman dan penari lokal yang berbakat. Bersama-sama, mereka menciptakan kelompok khusus yang bertujuan untuk mengajar dan mengembangkan tampilan Animal Pop Komodo tersebut.
Para muda yang bergabung dalam gerakan ini menunjukkan semangat dan antusiasme yang luar biasa dalam menjadikan Pulau Rinca sebagai simbol kekayaan budaya dan daya tarik pariwisata yang unik.
Hasil dari kerja keras Pianmbeke dan timnya, Tarian Animal Pop Komodo akhirnya mendapatkan pengakuan resmi dari kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Tampilan ini kini menjadi atraksi utama di Pulau Rinca dan telah diresmikan dalam upacara yang dihadiri oleh pejabat pemerintah dan pelaku industri pariwisata.
“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan kolaborasi dapat menghasilkan pengalaman pariwisata yang unik dan memikat,” kata Pianmbeke.
Pianmbeke menggeluti industri tari dan modein dance selama lebih dari 20 tahun. Ia juga berupaya menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku pariwisata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi pariwisata yang dimiliki Indonesia. (Z-10)
SANDINATION Academy bersama Yayasan Indonesia Setara (YIS) menggelar Offline Mentoring Rocket Incubation 2026 di Aula Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (7/2).
BANGUN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Bank Infaq, NRC, dan Gentanala menggelar pelatihan olahan limbah kayu di Jepara, Jawa Tengah pada Jumat (6/2).
INOTEK Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE FOREVER melanjutkan program pemberdayaan perempuan melalui Inkubasi Bisnis UMKM Tahap 2.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Gebrakan Anak Negeri (GAN) menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Olahan Edamame berupa bolen dan cake kukus edamame kepada 50 ibu rumah tangga.
Pertunjukan ini terinspirasi dari magisnya tari Barong serta beberapa sosok barong yang dipercaya sebagai sosok mitologis penjaga keseimbangan antara alam manusia dan alam spiritual.
Pementasan joget bumbung jaruh resmi dilarang oleh Pemerintah Provinsi Bali. Tarian itu dinilai terlalu erotis.
KELOMPOK tari asal Jakarta, Kembalikan Baliku tampil dalam helatan New York Indonesia Fashion Week di New York, Amerika Serikat.
PAGELARAN Sabang-Merauke yang bergulir pada 17 dan 18 Agustus 2024 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, sukses digelar. Pertunjukan ini berhasil memukau sekitar 9.800 penonton selama dua hari,
Mengusung tema "Pahlawan Nusantara," pagelaran ini menampilkan 657 seniman dari berbagai disiplin seni, termasuk musik, tari, teater, dan orkestra.
Penampilan grup Lhee Sagoe memukau para penonton yang hadir di lokasi, Gedung AAC Universitas Syiah Kuala (USK) Kota Banda Aceh
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved