Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Imran Pambudi mengatakan pihaknya sudah mengirimkan vaksin ke daerah untuk mencegah terjadinya peningkatan rabies. Vaksin yang dikirimkan bukan untuk hewan.
"Iya, dari Kemenkes. Saat ini sudah kami distribusi ke semua provinsi, terutama ke provinsi yang endemis seperti Nusa Tenggara Timur, Bali, Kalimantan Baratm, Sulawesi Utara, dan lainnya," kata Imran saat dikonfirmasi, Minggu (2/7).
Hingga kini Kemenkes sudah menyediakan vaksin sebanyak 241.700 vial dan serumnya sebanyak 1.650 vial. Kemudian sudah didistribusikan ke berbagai provinsi sebanyak 227.000 vial vaksin dan lebih dari 1.550 vial serum.
Baca juga: Waspada! Kasus Rabies di Jakarta Meningkat, Sepanjang Juni Ada 1.733 Kasus
Selanjutnya, Imran mengatakan masyarakat juga perlu waspada dan memahami cara penanganan orang yang tergigit binatang rabies.
"Yang perlu diwaspadai adalah tata cara gigitan hewan (manajemen luka) di masyarakat. Pertama harus dicuci lukanya dengan air mengalir dengan sabun minimal selama 15 menit. Baru dibawa ke fasilitas kesehatan untuk ditangani lebih lanjut," ujarnya.
Baca juga: Kenali Gejala Rabies dan Ciri-ciri Penyakit Rabies
Tindakan yang dilakukan di puskesmas atau rumah sakit ialah luka dicuci dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR) sesuai dengan indikasinya.
Sebelumnya Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta melaporkan terjadinya kenaikan kasus gigitan hewan penular virus rabies (GHPR) pada Juni 2023 di DKI Jakarta. Total jumlah kasus pada bulan lalu sebanyak 1.733 kasus. (Z-6)
Kenali gejala rabies, cara penularan, dan prosedur pengobatan terbaru 2026. Jangan tunda penanganan, rabies 100% fatal jika gejala muncul.
Program yang berlangsung sejak Juli hingga November 2025 ini berhasil melampaui target awal 10.000 peserta dan telah menjangkau 12.356 siswa sekolah dasar.
PEMERINTAH Kabupaten Tanah Datar Sumatra Barat (Sumbar) menggelar rapat untuk memperkuat langkah pengendalian rabies menyusul meningkatnya kasus rabies.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Pada tahap akhir infeksi, penderita rabies bisa mengalami kondisi mengerikan yang disebut hydrophobia, atau ketakutan ekstrem terhadap air.
Kasus gigitan hewan rabies di Pekanbaru capai 509 kejadian sepanjang 2025. Meski menurun dari 2024, Dinkes tetap imbau warga waspada karena rabies mematikan.
Kemenkes ungkap data mengejutkan: 1,8% dari 18,6 juta orang alami gangguan telinga. Simak urgensi Hari Pendengaran Sedunia 2026 bagi tumbuh kembang anak.
DIREKTUR Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) , Siti Nadia Tarmizi, memaparkan urgensi perbaikan sistem deteksi dini kanker payudara.
Penemuan kasus suspek campak pada tahun 2025 meningkat signifikan, yakni 147 persen dibandingkan tahun 2024, sehingga penguatan sistem kewaspadaan dini menjadi prioritas utama.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan prinsip gizi seimbang dalam memilih menu berbuka puasa selama bulan Ramadan 2026.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
kemenkes merespons notifikasi dari otoritas kesehatan australia terkait temuan kasus campak wna dengan riwayat perjalanan dari Indonesia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved