Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) akan berubah menjadi Universitas Kepolisian Indonesia.
Hal tersebut terungkap dalam sambutan Sigit di Upacara Wisuda Program Pendidikan Ilmu Kepolisian di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan pada Rabu (21/6).
Sigit mengatakan bahwa perubahan itu setelah pihaknya mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Baca juga : Polisi Tipu Tukang Bubur di Cirebon, Kapolri: Pecat dan Pidanakan
"Saya juga mengucapkan terima kasih juga kepada Kalemdiklat dan ketua STIK beserta guru besar dan dosen dalam kurun waktu beberapa lama ini telah mendapatkan surat rekomendasi dari Kemendikbud untuk membentuk atau mengembangkan STIK menjadi Universitas Kepolisian Indonesia," kata Sigit (21/6).
Sigit menegaskan pada Universitas Kepolisian Indonesia terdapat program studi (Prodi) yang dapat dimasuki oleh masyarakat umum.
Baca juga : Mahasiswa S1 STIK-PTIK Angkatan 79 Beri Solusi Atasi Kebocoran Data Pribadi
"Masyarakat umum juga dapat mengikuti program tersebut sehingga ke depan harapan saya Universitas Kepolisian Indonesia ini menjadi universitas unggulan di masa depan," sebut Sigit.
Lebih lanjut, Sigit juga menyinggung soal makna wisuda dengan menggeser toga dari kiri ke kanan kepada para peserta upacara wisuda STIK. Baginya, bergesernya tali toga itu memiliki makna yang mendalam.
"Bagaimana pada saat tali toga berada di sebelah kiri, itu artinya rekan-rekan diberikan kesempatan untuk mempersiapkan diri mengikuti semua kurikulum pendidikan yang ada untuk mempersiapkan diri menjadi orang-orang yang siap diterjunkan ke lapangan.
"Dan setelah dipindahkan tali toga ke kanan, teori-teori yang telah rekan-rekan dapatkan kemudian menjadi kewajiban menjadi tekan-rekan untuk bisa mengaplikasikan, mempraktikkan di lapangan," imbuhnya.
Kepada peserta wisuda, Sigit juga menekankan lulusan STIK memiliki tantangan tersendiri. Sebab sebagai anggota Polri, mereka harus dapat mengaplikasikan ilmunya di lapangan. (Z-4)
Dalam penanganan ini, kepolisian bekerja secara paralel mengumpulkan data antemortem (data fisik korban sebelum meninggal) dan post-mortem (data fisik dari jenazah).
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved